Berita

Markus Nari/Net

Hukum

KPK Periksa Lima Saksi Untuk Tersangka Markus Nari

SENIN, 09 JULI 2018 | 10:22 WIB | LAPORAN:

. KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap lima saksi untuk pemeriksaan lanjutan terkait dugaan kasus suap pengadaan KTP elektronik yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun.

Kelima saksi tersebut adalah mantan anggota DPR RI Abduk Malik Haramain, Staf PNS Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Achmad Purwanto, Sekretaris Jenderal Kementrian Dalam Negeri Yuswandi A. Temenggung, Kasubbag Sistem dan Prosedur Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kememdagri Endah Lestari, serta Dirjen Dikcapil Kemendagri Zudan Arief.

Jurubicara KPK Febri Diansyah mengatakan kelimanya akan diperiksa untuk tersangka Markus Nari.


"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi bagi tersangka MN," ujarnya kepada wartawan, Senin (9/7).

Dari kelima saksi yang dipanggil, baru Abdul Malik Haramain yang menampakkan diri di Gedung KPK, yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

KPK menetapkan status tersangka kepada Markus pada 2 Juni 2017. Markus diduga merintangi proses penyidikan dan pengadilan. Namun demikian hingga saat ini Markus belum juga ditahan oleh pihak lembaga antirasuah.

Anggota DPR Fraksi Golkar itu dijerat pasal berlapis karena diduga ikut menikmati uang korupsi proyek KTP-el. Markus diduga meminta uang kepada dua pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto (terpidana), untuk memuluskan pembahasan proyek pengadaan KTP-el di DPR. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya