Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Uji Materi PT Muncul Gara-Gara Rakyat Dibohongi

SENIN, 09 JULI 2018 | 06:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Polemik ambang batas pencalonan pasangan presiden dan wakil presiden atau presidential threshold terus menuai polemik. Uji materi atau JR atas kasus ini sedianya akan mulai disidangkan pada hari ini, Senin (9/7) di Mahkamah Konstitusi (MK).

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menjelaskan bahwa uji materi ini muncul karena ada ketidakjujuran dalam pemilu. Sebab, hasil pemilu legislatif 2014 dipakai untuk membatasi jumlah capres pada pemilu berikutnya, yakni tahun 2019, tanpa ada pemberitahuan kepada pemilih pada saat mencoblos.

“Prinsip ini tentu mendasar karena dikaitkan dengan kedaulatan rakyat. Rakyat yang punya suara akhirnya tak berdaya sebab elit telah bersekongkol untuk menyalahgunakan hasil pemilu 2014 lalu. Menyalahgunakan suara mereka,” ujarnya di akun Twitter @Fahrihamzah, Minggu (8/7).


Hal ini akan lain jika peraturan itu baru akan dipakai 202, sehingga pada pemilu 2019 pemilih bisa bersiap-siap bahwa suara mereka tidak saja akan dipakai untuk memilih anggota DPR RI tapi juga sebagai tiket pilpres tahun berikutnya.

“Itu fair,” sambungnya.

“Tindakan mendustai warga negara bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang tak dapat dipisahkan dari Pembukaan UUD 1945. Maka gugatan ini lebih dari sekadar menguji norma UU terhadap Konstitusi UUD 1945, tetapi terhadap Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara,” lanjut Fahri. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya