Berita

Lambang Partai Golkar/Net

Politik

Hasil Pilkada Bukti Golkar Kembali Dipercaya

KAMIS, 05 JULI 2018 | 07:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hasil positif yang diraih Partai Golkar di Pilkada Serentak 2018 dinilai sebagai bukti bahwa rakyat masih percaya dengan partai beringin setelah badai internal terjadi pada tahun lalu.

Begitu kata anggota Fraksi Partai Golkar di DPR RI, Dave Laksono dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (5/7). Dia menjelaskan, dari 171 daerah yang menggelar pilkada, Golkar menang di 91 daerah.

“Ini juga bukti calon-calon yang diajukan merupakan calon yang disukai dan didukung oleh rakyat,” ujarnya.


Dave kemudian memuji proses pemilihan yang dilakukan oleh Partai Golkar. Kata dia, kemunculan kandidat berkualitas dari Golkar itu tidak lepas dari proses seleksi calon yang melibatkan seluruh kader.  

“Memang tidak semua yang dicalonkan itu berhasil menang, seperti di Jawa Barat. Tapi yang paling penting adalah proses seleksi dan proses pembahasan dalam memilih kandidat telah melibatkan seluruh kader,” jelasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon ini mengimbau kepada seluruh kader Partai Golkar untuk terus menjaga jaringan-jaringan yang sudah dibangun dan dibina. Apalagi, sambungnya, Ketua Umum Airlangga Hartarto secara langsung telah ikut turun ke masyarakat di daerah dalam mengawal konsolidasi internal partai..

“Jaringan-jaringan yang Golkar bangun dan bina mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, sampai dengan RT/RW kembali dihidupkan dan inilah yang menjadi komitmen seluruh kader,” tutup Dave.

Senada dengan itu, pengamat politik Anhar Widodo menilai kemenangan Golkar itu merupakan prestasi yang signifikan. Sosok Airlangga dinilai mampu merangkul banyak pihak sehingga internal Golkar semakin solid dan relasi dengan kekuatan politik di masyarakat menjadi lebih kokoh.

“Hal ini memang dibutuhkan oleh Golkar yang sempat terpecah saat kepemimpinan sebelumya. Model kepemimpinan Airlangga yang kekinian juga dianggap cocok di mata pemilih muda,” tukas alumni UNS ini. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya