Berita

Mulyana, Herman Chaniago, dan Hariyanto/Dok

Olahraga

Kemenpora Ingin Perbanyak Wasit Internasional

KAMIS, 05 JULI 2018 | 07:48 WIB | LAPORAN:

Wasit adalah dewa di lapangan yang sangat menentukan.Wasit adalah pengadil dan pengambil keputusan tertinggi di dalam olahraga.

Demikian dikatakan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kementrian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora) Prof Mulyana saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas pelatih, wasit dan pengelola organisasi keolahragaan di Jakarta, Rabu petang (4/7).

"Tanpa wasit tentu tak akan ada pertandingan resmi. Karena itulah kita harus meningkatkan mutu kapasitas dan kapabilitas wasit-wasit kita agar mampu memimpin pertandingan internasional," ujar Mulyana.


Mulyana juga mengutip pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, pada tahun 2016 hanya ada satu wasit dari Indonesia yang memimpin laga pada event olahraga terbesar di dunia Olimpiade Rio de Jenario Brasil. Dengan penduduk Indonesia yang lebih dari 200 jiwa tentu hal ini tidak berimbang.

"Kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk, Indonesia tertinggal dengan Singapura yang telah mengirimkan 10 wasit ke olimpiade Rio. Saya berharap melalui pelatihan peningkatan mutu ini, nantinya akan ada wasit-wasit hasil dari pelatihan yang akan memimpin pertandingan pada laga internasional baik di kancah Asian Games, kejuaraan dunia bahkan olimpiade," tuturnya.

Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga (Asdep Tenor), Herman Chaniago pada kesempatan yang sama menjelaskan, kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 100 peserta terdiri dari 40 orang wasit, pelatih soft tennis internasional dan 60 peserta dari cabang olahraga selam DKI Jakarta.

"Pelatihan inj adalah rangkaian dari pelatihan-pelatihan yang telah kami lakukan sebelumnya. Pelatihan cabor soft tenis dikhususkan untuk meningkatkan kapasitas wasit dalam rangka Asian Games,” ujar Herman yang didampingi Kabid Peningkatan Mutu Pelatih dan Instruktur Ahmad Arsani.

Ia menekankan, penyelenggaraan kegiatan ini amanah UU 3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Atas dasar itulah Kemenpora melalui Asdep Tenor berharap para tenaga keolahragaan dapat memahami arti pentingnya jenjang klasifikasi dan sertifikasi baik pelatih, perwasitan maupun pengelolaan manajemen organisasi keolahragaan yang lebih modern.

Kepala Bidang Peningkatan Mutu Wasit, Hariyanto yang juga selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan memberikan pedoman standar bagi para tenaga olahraga dalam melaksanakan tugas dan fungsinya baik sebagai pelatih, pelaksana wasit pertandingan maupun sebagai pengelola organisasi keolahragaan.

Turut hadir dalam acara pembukaan, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Soft Tenis Indonesia (PP Pesti) Martuama Saragi dan Pengurus Olahraga Selam (POSSI) Jakarta. [wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya