Berita

JK-Anies/Net

Politik

JK Tidak Mungkin Dorong Anies Jadi Pendamping Jokowi

KAMIS, 05 JULI 2018 | 07:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kedekatan yang ditampikan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak ditujukan untuk memasangkan Anies sebagai pendamping petahana Joko Widodo di Pilpres 2019.

Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni Anies mengaku sulit menafsirkan kedekatan itu sebagai upaya JK menjembatani terbentuknya pasangan Jokowi-Anies.

“Pasalnya, posisi sebagai Gubernur Jakarta adalah jabatan yang prestisius. Lompatan yang layak adalah menjadi capres bukan cawapres,” tukasnya.


Selain itu, sambung dia, restu dari PDIP akan sulit diberikan untuk pasangan tersebut. Sebab, Anies merupakan sosok the rising star, yang apabila diberi kursi cawapres maka berpeluang besar menjadi capres di 2024.

“Ini tentu membahayakan kepentingan politik PDIP,” sambungnya.

Syaroni menilai bahwa PDIP pasti akan ngotot memberikan kursi cawapres itu kepada Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. Sebab, Puan merupakan suksesor Megawati dan masih memiliki trah Soekarno.

“Kalaupun itu tidak dipenuhi, setidaknya kursi cawapres diberikan kepada sosok yang tidak bakal menjadi ancaman PDIP di Pemilu 2024,” tukasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya