Berita

Saleh Husin/Net

Olahraga

PIALA DUNIA

Mantan Menteri Ini Berharap Brasil Bertemu Perancis Di Semifinal

RABU, 04 JULI 2018 | 15:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia telah menyisahkan delapan tim terbaik. Mereka bakal berlaga mulai Jumat malam demi tiket ke semifinal.

Sebelumnya, bahkan sejak fase grup dan 16 besar, beberapa tim besar telah angkat koper dan pulang kampung seperti Jerman, Argentina, Portugal dan Spanyol. Pemain dan para pendukungnya kini harus puas menjadi penonton tim-tim lain di pesta bola terakbar sejagat ini.

Beberapa hari lagi, penggila si kulit bundar kembali akan menikmati pertarungan di lapangan hijau. Tentu dengan jantung berdegup kencang, berharap tim jagoan menang dan lawan tersingkir.


Jika digambarkan dengan skema jadwal pertandingan perempat final, pada jalur 1 bertebaran tim-tim raksasa: juara lima kali Brasil, Perancis, Belgia dan Uruguay. Masing-masing dihuni oleh para mesin-mesin gol, para pemain bintang, dan mereka akan saling berhadapan.

Atmosfer laga sengit ini juga dicermati oleh mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin yang juga penyuka sepak bola dan futsal. Pasalnya, keempat tim bisa dikatakan mewakili gaya permainan dua benua kiblat sepak bola, Eropa dan Amerika Latin.

"Kita bakal disuguhi permainan kelas dunia. Brasil lawan Belgia dan Perancis kontra Uruguay. Dua wakil Amerika Latin yang tersisa menghadapi tim kuat Benua Biru. Bahkan khususnya pertemuan Brasil dan Belgia, aura pertandingan besok layaknya final dini," kata Saleh Husin dalam keterangannya, di Jakarta (4/7).

Ketajaman Neymar Jr, Philippe Coutinho dan Roberto Firmino diyakininya bakal mengatasi sengatan Romelo Lukaku, Eden Hazard dan kawan-kawan.

Optimisme ini ditopang hasil meyakinkan saat Neymar dan Firmino melesakkan dua gol tanpa balas ke gawang Meksiko yang dijaga Guillermo Ochoa. Sedangkan Belgia mesti bekerja keras demi kemenangan dramatis ketika mengalahkan Jepang 3-2.

Tertinggal 2 gol terlebih dulu, Belgia harus berjuang menyamakan skor dan gol penentu Belgia baru tercipta di masa injury time, tepatnya menit 94.

"Laga Brasil versus Belgia pada Sabtu dinihari besok, akan sangat menarik karena tipikal permainan kedua tim sama-sama menyerang dengan permainan dari kaki ke kaki. Cantik dan mengibur, penuh energi dan ofensif," kata Saleh Husin yang kini menjadi Managing Director Sinar Mas.

Terlebih Brasil dimotori oleh para pemain bintang kelas dunia yang malang melintang di liga top Eropa. Mereka kuat dan merata di semua lini, meskipun harus tetap harus mewaspadai koordinasi ciamik, mental baja, dan serangan balik Belgia.

Di jalur yang lain akan mempertemukan tuan rumah Rusia yang sukses menyingkirkan juara Piala Dunia 2010 Spanyol, dengan tim liat sekelas Kroasia. Sedangkan Inggris bakal berjibaku dengan Swedia.

"Tentu harapan saya adalah Perancis dapat mengatasi Uruguay. Sehingga Neymar bertemu Mbappe dan kawan-kawan. Ini tentu juga akan menyajikan permainan kelas dunia yang sangat menarik untuk ditonton," tambahnya.

Laga ini, imbuh Saleh, bakal mengingatkan kita pada pertemuan kedua tim, terutama di final Piala Dunia 1998 dan perempat final Piala Dunia 2006. "Pertandingan yang disemangati sejarah," tukasnya.

Di sisi lain, diharapkannya Kroasia dapat mengatasi Rusia, dan Inggris mampu menjinakkan Swedia sehingga pada semifinal nanti akan dihuni oleh Brasil, Perancis, Kroasia dan Inggris.

Lantas, siapa yang layak melaju ke final? "Akhirnya akan mempertemukan Brasil kontra Inggris dan keluar sebagai pemenang tentu Brasil yang sekaligus menjadi gelar juara dunia mereka yang keenam," pungkas Saleh yang setia mendukung tim Selecao ini. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya