Berita

Romahurmuziy/Net

Politik

Belum Ada Tanda-Tanda PKB Dan PAN Bentuk Poros Ketiga

RABU, 04 JULI 2018 | 12:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Barisan pendukung petahana Joko Widodo masih membuka pintu lebar bagi partai lain untuk bergabung.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy bahkan secara gamblang menyebut bahwa pihaknya membuka pintu lebar bagi Partai Demokrat, PKB, dan PAN yang belum menentukan arah di Pilpres 2019.

“Kami tidak menutup diri jika PAN, Demokrat, dan PKB ingin bergabung,” ujarnya di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng Raya, Jakarta Pusat, Rabu (4/7).


Romi, menyarankan kepada ketiga partai itu untuk segera bergabung ke koalisi pemerintah. Sebab, wacana pembentukan koalisi poros ketiga terbilang sulit.

Pembentukan ini, kata dia, mengharuskan adanya kekompakan dari ketiga partai tersebut. Jika satu saja keluar, maka poros ketiga tidak terwujud.

“Kemungkinan poros ketiga itu kan bisa dikatakan hampir tidak ada. Hanya formasi dengan tiga partai, PAN, Demokrat, dan PKB lah yang bisa menyusun poros ketiga. Karena kalau berharap PKS-Gerindra pecah, kan nggak ada poros kedua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Romi mengaku bahwa sejauh ini dirinya belum melihat ada tanda-tanda koalisi poros ketiga tersebut terbentuk.

“Saya belum melihat ada sinyal-sinyal yang dikirimkan PKB dan PAN akan mengusung poros ketiga,” tukasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya