Berita

Adhie Massardi/Net

Politik

Survei Jangan Melulu Kaji Kalah Menang, Kaitkan Nasib Rakyat Dong!

SELASA, 03 JULI 2018 | 11:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Lembaga survei dan para analis politik mulai menggeliat setelah hari pencoblosan Pilkada Serentak 2019 digelar pada 27 Juni lalu.

Berbagai produk langsung dikeluarkan lembaga, mulai dari hasil exit poll hingga quick count. Bahkan hasil-hasil itu dibawa dalam sejumlah diskusi yang dibahas bersama dengan analis politik di media televisi.

Namun begitu, bahasan diskusi hasil survei itu sama, sebatas membahas tentang kemenangan dan kekalahan kandidat. Padahal ada yang lebih penting ketimbang kemenangan dan kekalahan kandidat dalam pilkada.


“Para analis politik (lembaga survei) jangan melulu kaji kalah menang kandidat,” tegur Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi dalam akun Twitter pribadinya.

Adhie menjelaskan bahwa nasib rakyat merupakan hal yang paling penting dibahas usai Pilkada. Dalam hal ini, kajian harus mengarah pada nasib rakyat lima tahun ke depan setelah daerah itu dipimpin oleh kandidat yang terpilih dalam pilkada.

"Kaitkan dong dengan nasib rakyat," tegasnya.

Terpenting saat ini, berbagai hasil penghitungan cepat itu dikaitkan dengan potensi kemunculan capres dan cawapres. Dalam hal ini, dibutuhkan kajian mendalam tentang potensi program yang diusung dari paslon, apakah akan membawa perbaikan bagi nasib rakyat atau rakyat tetap terbelenggu dengan masalah ekonomi.

"(Harus dikaji) jika si A menang nasib rakyat jadi begini. Jika si B yang menang nasib rakyat akan begono dan seterusnya," tukasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya