Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pilu Pilgub Lampung, 1 Suara Ditukar 1 Kilo Jengkol

MINGGU, 01 JULI 2018 | 17:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemilihan gubernur-wakil gubernur Lampung 2018 menyisakan cerita pilu. Betapa tidak, satu suara pemilih dihargai Rp 50 ribu yang kalau dibawa ke pasar bisa dipakai untuk membeli kira-kira jengkol sekilo lebih.

Politik uang yang dilakukan salah satu calon bukan isapan jempol. Forum Masyarakat Transparasi Lampung (FMTL) bahkan menyimpulkan politik uang yang terjadi masuk kategori terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

"Serangan fajar, politik uang, money politic sangat sporadis. Terjadi hampir di seluruh kabupaten kota," kata Koordinator FMTL Hary Kohar, Minggu (1/7).


Uang disebar dua hari jelang hari H pencoblosan, 27 Juni 2018. Dia mengatakan pembagian amplop yang rata-rata berisi uang Rp 50 ribu untuk satu pemilih dilakukan dengan tersusun rapi. Begitu juga soal pendistribusiannya.

"Tabur uangnya begitu masif hingga pelosok desa," kata Hary Kohar.

Ketua Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) Lampung, Basuki, menyebut politik uang di Pilgub Lampung 2018 terjadi terstruktur, sistematis dan masif (TSM). Dia menduga pembagian ampol berisi duit seharga 1 kilo jengkol dilakukan terstruktur karena menggunakan jaringan salah satu partai.

Sementara sistematis, disebutkan Basuki seperti dilansir Kantor Berita RMOL Lampung, pembagian dilakukan seminggu sebelum hari H hingga malam menjelang pencoblosan.

"Tanpa sistem yang sistematis serangan tak mungkin sesporadis itu pada masa tenang," katanya.

Masifnya, menurut Basuki, dilakukan hampir di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Baca: Bawaslu Bergerak, Politik Uang Arinal-Chusnunia TSM.

"Ada sembilan laporan pengaduan yang kami terima dari para penerima uang," tukas Basuki.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya