Berita

Novel Baswedan/Net

Hukum

Pegawai KPK Cari Tahu Dalang Kasus Novel Di Komnas HAM

JUMAT, 29 JUNI 2018 | 12:50 WIB | LAPORAN:

Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyambangi Komnas HAM untuk mengetahui perkembangan penanganan kasus penyerangan penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap berharap ada perkembangan signifikan untuk membuka siapa dalang di balik penyerangan Novel yang belum juga terungkap hingga saat ini.

"Kami berharap ada hasil yang signifikan yang bisa membuka tabir gelap selama ini,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (29/6).


Ia menegaskan sekali lagi jika kasus ini sampai tidak terungkap maka pegawai KPK lainnya yang bertugas untuk memberantas korupsi akan mendapat resiko penyerangan serupa yang menimpa Novel.

Novel Baswedan yang menjadi penyidik senior KPK mengalami kejadiannyang kurang mengenakkan pada 11 April 2017 lalu selepas salat subuh di dekat rumahnya.

Ia disiram air keras oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk alasan yang masih belum diketahui.

Namun demikian dalam kurun waktu satu tahun lebih dua bulan paska kejadian penyiran air keras tersebut, Polri masih belum mampu mengungkap siapa dalang di balik penyerangan itu hingga saat ini. [wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya