Berita

Ganjar Pranowo/RMOL

Hukum

Lewat Ganjar KPK Gali Lagi Proses Anggaran Proyek KTP-El

KAMIS, 28 JUNI 2018 | 15:55 WIB | LAPORAN:

Penyidik KPK terus menggali keterlibatan pihak lain dalam proyek pengadaan KTP-elektronik (KTP-el).

Hal tersebut dilakukan saat penyidik memeriksa mantan Wakil Ketua Komiai II DPR Ganjar Pranowo.

Calon Gubernur Jawa Tengah, itu mengaku dicecar mengenai proses penganggaran KTP-el hingga pengenalannya dengan dua  tersangka korupsi KTP-el, Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.


Menurut Ganjar, pertanyaan penyidik masih sama dengan pemeriksaan sebelumnya.

"Kenal atau enggak, terima atau enggak. Begitu aja. Saya bilang saya nggak kenal (Irvanto dan Made Oka)," ujarnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/6)

Ganjar menambahkan pemeriksaan kali ini dilakukan atas inisiatif dirinya. Hal ini lantaran Ganjar selalu disudutkan mengenai dugaan keterlibatannya dalam korupsi KTP-el.

Nama Ganjar pernah disebutkan Nazarudin pada saat persidangan. Nazar yang saat itu bersaksi untuk Andi Agustinus mengatakan bahwa Ganjar menerima uang sebesar 500.000 dolar AS dari proyek pengadaan KTP-el.

"Ya iyalah (inisiatif). Saya hanya minta setelah pencoblosan saja kok. Nggak enak juga kan kalau masih proses itu (Pilkada) nanti nggak konsen," tukasnya. [nes]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya