Berita

Foto/Ist

Dunia

Media Inggris Puji Pangeran William Sebagai Juru Damai Israel-Palestina

RABU, 27 JUNI 2018 | 21:03 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kunjungan bersejarah Pangeran William ke Israel dan Palestina, sampai dengan hari ini masih berlangsung.

Setelah kemarin bertemu dengan Presiden Israel Reuven Rivlin dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Israel, hari ini Rabu (27/6) William yang bergelar The Duke of Cambridge diterima oleh Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Ramallah, Tepi Barat, Palestina.

Melalui Pangeran William, Presiden Rivlin menitipkan pesan kepada Presiden Palestina bahwa Israel serius ingin berdamai dengan Palestina.


Pesan perdamaian dari Pihak Israel pun langsung direspon oleh Pihak Palestina.

Dan hari ini, saat bertemu dengan Pangeran William di kantornya, Presiden Abbas mengatakan bahwa Palestina tetap berkomitmen tinggi mewujudkan perdamaian dengan Israel melalui solusi dua negara.

Atas perannya pembawa misi perdamaian antara Israel dan Palestina, media Inggris pun memberikan julukan baru pada Pangeran William yaitu William Sang Juru Damai.

Harian Inggris, The Daily Express, memasang foto Pangeram William di halaman depan saat berkunjung ke Monumen Yad Vashem di Israel, sebuah monumen peringatan yang dibangun tahun 1953 untuk menghormati dan mengenang orang-orang Yahudi yang tewas akibat Holocaust. [fiq]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya