Berita

Net

Hukum

Petinggi Demokrat Bungkam Usai Diperiksa KPK

SELASA, 26 JUNI 2018 | 17:03 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf diam seribu bahasa usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (26/6).

Nurhayati yang mengenakan batik keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 15.21 WIB dengan berjalan cepat. Saat diberondong pertanyaan awak media, dia memilih menutup mulutnya rapat-rapat sampai masuki mobil Toyota Vellfire hitam bernopol B 17 NAA yang menjemputnya.

Ini merupakan pemeriksaan perdana Nurhayati setelah namanya disebut dalam persidangan dengan terdakwa Anang Sugiana Sudiharjo.


Tersangka kasus korupsi KTP elektronik Irvanto Hendra Pambudi menyebut ada aliran dana pengadaan KTP-el terhadap sejumlah anggota DPR RI, diantaranya politikus Partai Golkar Melchias Markus Mekeng dan Markus Nari serta Nurhayati Assegaf dari Demokrat. Nurhayati disebut oleh keponakan Setya Novanto itu telah menerima dana KTP-el sebesar USD 100 ribu.

Selain Nurhayati, lembaga anti rasuah juga memeriksa sejumlah saksi lain pada hari ini, seperti mantan Ketua DPR Marzuki Alie, mantan anggota DPR Djamal Aziz Attamimi, mantan Menteri PAN-RB Taufiq Effendi dan seorang wiraswasta bernama Alexandar Wunaryo. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya