Berita

Foto/RMOL

Hukum

Marzuki Alie Bantah Pernah Terima Aliran Dana Dari Kasus KTP-El

SELASA, 26 JUNI 2018 | 15:46 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie mengaku tidak pernah menerima aliran uang dari dugaan kasus korupsi KTP Elektronik (KTP-el) yang diduga telah merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun.

“Saya enggak ada (menerima uang KTP-el), kalau ada sudah dikerjain,” ujarnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/6)

Ia juga menyebut dirinya sedikitpun tak pernah menerima uang dari proyek yang punya nilai sebesar Rp 5,9 triliun tersebut, meski namanya ada di dalam daftar anggota DPR RI yang diduga turut menerima dalam surat dakwaan untuk terpidana Irman-Sugiharto, saat keduanya masih dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor.


“Itu daftar aja bikin kan gampang. Yang penting kan ada enggak bertemu? Kenal enggak? Terima uangnya di mana? Berapa? Semua bisa dibuktikan, tapi kalau bikin daftar sih saya bisa bikin daftar saja, kan gampang,” tukasnya.

Selain Marzuki lembaga anti rasuah juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap beberapa orang diantaranya Politisi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf, Mantan anggota DPR RI Djamal Aziz Attamimi,.

Selain itu, Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tahun 2004-2009 Taufiq Effendi dan seorang wiraswasta bernama Alexandar Wunaryo.[fiq]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya