Berita

Paul Pogba/Net

Olahraga

VAR Intervensi Lagi?

Prancis vs Denmark
SELASA, 26 JUNI 2018 | 09:54 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Denmark akan berhadapan dengan Prancis dalam pu­taran final Piala Dunia Grup C di Luzhniki Rusia nanti malam WIB. Cukup imbang, tim dina­mit julukan Denmark berhak lolos ke 16 besar.

 Christian Eriksen berseman­gat untuk menghadapi duel ini. Jika berhasil untuk pertama kal­inya Denmark kembali ke babak 16 besar sejak 2002.

Gelandang serang Tottenham Hotspur itu mencetak gol indah dengan tendangan kaki kiri untuk membuka skor dalam pertandingan imbang 1-1 melawan Australia di Samara pertengahan pekan ini.


Sebuah keputusan penalti VAR yang kontroversial untuk Socceroos dan dikonversi oleh Mile Jedinak, mencegah Denmark untuk mendapatkan kemenangan. Namun kemenangan 1-0 Prancis atas Peru membuat pasukan Age Hareide hanya perlu hasil imbang dan meraih posisi minimal runner up Grup C.

"Melawan Prancis akan men­jadi permainan yang berbeda dan permainan yang menyenangkan untuk dimainkan. Mereka ada­lah tim yang sangat kuat, mer­eka memiliki skuad yang sangat dalam. Kami masuk ke dalam pertandingan dengan banyak kepercayaan diri dan semoga itu akan sama setelah pertandingan nanti," tambahnya.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat, sangat berbeda (mel­awan Prancis). Kami berharap lebih dari pertandingan melawan Peru dan Australia, tetapi semua pertandingan berjalan dengan sen­git dan ketat. Ada kemungkinan di kedua ujung lapangan dan dengan VARselalu ada kemungkinan ek­stra untuk mendapatkan sesuatu," lanjut Eriksen.

Di dua pertandingan pertama Denmark, suporter Tim Dinamit kalah banyak dari lawan. Eriksen mengatakan bahwa tim nasional mereka paham bahwa tidak mu­dah bagi fans untuk melakukan perjalanan ke Rusia.

"Kami telah ditanya itu beber­apa kali, itu tergantung seberapa jauh kami melangkah. Semakin banyak pendukung yang datang, maka semakin baik bagi kami untuk melangkah jauh. Bahkan 1.000 pendukung yang ada di sini sangat mengesankan, kami tahu betapa sulitnya untuk sam­pai di sini,"  lanjutnya.

"Kami memiliki pengalaman itu dengan keluarga kami, sangat sulit untuk mendapatkan tiket tetapi jika tidak di sini mereka dapat mengadakan pesta di Denmark," pungkasnya.

Gelandang Prancis Paul Pogba menyebut pertandingan itu akan berjalan seru. Bagi kedua tim kemenangan akan membawa mer­eka menjuarai Grup C. Namun jika Denmark kalah dan Australia mampu menang dengan marjin 3 gol, The Dynamite bakal tersing­kir dari Piala Dunia.

"Denmark memiliki tim yang sangat bagus dengan pemain-pemain berkualitas, akan tetapi Perancis juga dan aku tahu mereka telah menonton dan mempelajari kami juga. Kami (Perancis dan Denmark) ingin finis sebagai pemuncak. Ini akan menjadi pertandingan yang luar biasa," ucap Pogba kepada fifa.com.

Denmark dan Prancis pernah bertemu di Piala Dunia sebanyak dua kali (1998, 2002) dan semuanya di pertandingan terakhir babak grup. Prancis menang pada edisi 1998 dan Denmark unggul 2-0 pada Piala Dunia 2002 Korea/Jepang. Ini men­jadi kemenangan satu-satunya bagi Denmark dari tujuh laga terakhir kontra Prancis. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya