Berita

Dradjad Wibowo/Net

Wawancara

WAWANCARA

Dradjad Wibowo: Mbah Amien Memposisikan Dirinya Pemain Cadangan

JUMAT, 22 JUNI 2018 | 10:49 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Politisi kawakan sekaligus Pendiri Partai Amanah Nasional (PAN) Amien Rais menyatakan siap menjadi Calon Presiden (Capres). Pernyataan tersebut mengejutkan jagad politik di Tanah Air. Sebab selain usianya sudah tidak muda, elektabilitas­nya diragukan.

Sikap tokoh reformasi tersebut kini memberikan dinamika baru di internal partai berlambang Matahari tersebut. Beberapa kader PAN di daerah melakukan deklarasi mendukung langkah politik Amien. Seriuskan Amien Rais berebut tiket Pilpres? Dan, sebesar apa peluangnya? Berikut ini penjelasan loyalis Amien Rais yang juga Anggota Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo kepada Rakyat Merdeka, baru-baru ini.

Amien Rais menyatakan siap menjadi Capres. Apakah serius dan bagaimana perkem­bangannya?
Sejak awal posisi Pak Amien sudah jelas, mendorong yang lebih muda untuk maju, teru­tama Mas Prabowo Subianto. Beliau memposisikan diri hanya menjadi pemain cadangan paling akhir. Pak Amien menyatakan ingin maju karena beliau merasa tidak elok kalau hanya dorong-dorong orang lain untuk maju bersaing dengan Pak Jokowi. Pak Amien tidak mau dianggap hanya pintar menyuruh-nyuruh orang lain bertanding, semen­tara beliau sendiri tidak bersedia bertanding. Begitu kira-kira ala­sannya. Jadi agar fair, kalaupun memang terpaksa, sebagai opsi terakhir Pak Amien siap saja ma­ju. Langkah itu dilakukan kalau tidak ada tokoh lain. Makanya Pak Amien menyebut dirinya sendiri sebagai Mbah Amien. Bagi beliau yang terpenting 2019 ganti Presiden.

Sejak awal posisi Pak Amien sudah jelas, mendorong yang lebih muda untuk maju, teru­tama Mas Prabowo Subianto. Beliau memposisikan diri hanya menjadi pemain cadangan paling akhir. Pak Amien menyatakan ingin maju karena beliau merasa tidak elok kalau hanya dorong-dorong orang lain untuk maju bersaing dengan Pak Jokowi. Pak Amien tidak mau dianggap hanya pintar menyuruh-nyuruh orang lain bertanding, semen­tara beliau sendiri tidak bersedia bertanding. Begitu kira-kira ala­sannya. Jadi agar fair, kalaupun memang terpaksa, sebagai opsi terakhir Pak Amien siap saja ma­ju. Langkah itu dilakukan kalau tidak ada tokoh lain. Makanya Pak Amien menyebut dirinya sendiri sebagai Mbah Amien. Bagi beliau yang terpenting 2019 ganti Presiden.

Ada spekulasi Amien Rais ingin maju karena saat ini elektabilitas Prabowo Subianto masih di bawah Joko Widodo. Bagaimana pandan­gan Anda?
Hasil telisik kami di lapangan menyebutkan, lebih dari 50 persen pemilih itu menginginkan Presiden baru di 2019. Jadi, pesaing politik Pak Jokowi pu­nya peluang sangat besar untuk menang.

Saya tidak mau pakai istilah kawan atau lawan politik. Bagi kami semua adalah kawan dan saudara sebangsa. Saya gunakan istilah pesaing vs mitra politik, itu lebih pas.

Saat ini, di kalangan pesaing politik Pak Jokowi, figur yang akan dicalonkan masih belum mengerucut. Sementara ini, bakal calon terkuat masih Mas Prabowo. Tapi, kalau racikan koalisi dan pasangannya nanti tidak tepat, potensi suara yang di atas 50 persen itu bisa ber­serakan. Terkait Penyataan Pak Amien, saya kira konteksnya ke sana.

Jadi pencalonan Mbah Amien tidak serius…
Serius tetapi santai. Yang jelas, preferensi beliau adalah pasan­gan Capres dan Cawapres yang lebih muda, bisa bersaing, dan berpeluang menang di Pilpres 2019. Beliau lebih melecutkan kaum muda agar menaikkan elektabilitasnya.

Apakah PAN pernah meng­kaji peluang Mbah Amien jika ikut Pilpres?
Kami belum bicara peluang dulu. Keulamaan, keilmuwanan, dan ketokohan Pak Amien kan sudah diakui. Di jemaah 212 juga beliau adalah salah satu tokoh sentral dan dihormati. Yang terpenting sekarang itu, bagaimana yang lebih muda segera menggenjot elektabili­tasnya karena waktu pencalonan sudah mepet.

Bagaimana dengan peluang tokoh PAN lain?

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Bang Hatta Rajasa, mau­pun Mas Soetrisno Bachir masih terbuka luas. Nanti PAN akan melihat tingkat elektabilitas.

Kesiapan Amien Rais mendapatkan respons positif dari kader PAN dan aktivis alumni gerakan 212….
PAN mengucapkan terima kasih atas itu. Saya rasa itu buah dari sikap Amien Rais yang selama ini konsisten dengan perjuangan gerakan 212. Sikap Amien Rais itu menjadi daya tarik. Seperti saya jelaskan tadi, Pak Amien terakhir-terakhir saja, kalau memang situasinya mendesak.

Bagaimana perkemban­gan koalisi partai-partai lain yang selama ini berada dalam koalisi keummatan?
Untuk sikap koalisi belum. Karena setiap partai kan memi­liki mekanisme internal mas­ing-masing. Kami menunggu selesainya mekanisme masing-masing di setiap partai. Yang jelas saat ini, komunikasi ber­jalan terus dan dilakukan makin intensif.

Kapan PAN tentukan sikap untuk Pilpres 2019?
Nanti di Rapat Kerja Nasional PAN. Kemungkinan kami akan gelar bulan Juli.

Ada wacana untuk memben­tuk poros ketiga. Bagaimana pandangan Anda?

Wacana itu sejauh ini belum pernah dibahas serius. Baru semacam obrolan warung kopi saja. Saya tidak bisa memberi­kan informasi apa-apa. Karena, yang dibicakan masih ngalor dan ngidul (belum jelas). ***

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya