Berita

Ganjar Pranowo/Net

Hukum

SKANDAL KORUPSI KTP-EL

Pemeriksaan Ganjar Pranowo Tergantung Kebutuhan Penyidik KPK

KAMIS, 21 JUNI 2018 | 13:28 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil kembali sejumlah saksi kasus KTP Elektronik (KTP-el) yang dulu berhalangan hadir saat dijadwalkan pemeriksaannya.

Salah satu saksi yang berhalangan hadir saat itu adalah Ganjar Pranowo. Alasannya, saat itu ada tugas yang tak bisa ditinggalkan.

Ganjar adalah Gubernur Jateng periode 2013-2018. Dia kembali maju menjadi gubernur dalam Pilkada Jateng 2018 ini.


"Ada beberapa saksi yang tidak datang dalam penyidikan e-KTP sebelumnya. Kapan penjadwalan ulang tentu tergantung kebutuhan penyidikan. Tergantung penyidik,” kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah, Kamis (21/6).

Nama Ganjar memang tidak asing lagi dalam kasus pengadaan KTP berbasis elektronik.

Dia pernah disebutkan oleh Nazarudin dalam persidangan menerima uang sebesar 500.000 dolar AS. Namun, dalam banyak kesempatan, politisi PDI Perjuangan itu sudah membantahnya.

Rencananya, KPK akan memeriksa Ganjar sebagai saksi untuk tersangka kasus KTP-el Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.

Dalam perkara yang sama dengan tersangka Setya Novanto, keterangan Ganjar juga pernah dimintai oleh tim dari KPK.

Novanto sendiri sudah menjadi terpidana di kasus korupsi yang merugikan negara triliunan rupiah ini. Sekarang dia tengah mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya