Berita

Novel Baswedan/Net

Hukum

KPK: Dari Aspek Kesehatan, Novel Belum Memungkinkan Bekerja

RABU, 20 JUNI 2018 | 17:29 WIB | LAPORAN:

Kondisi mata Novel Baswedan masih harus mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara ini, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa melaksanakan tugasnya dalam pemberantasan korupsi.

Hal itu sebagaimana diinformasikan Jurubicara KPK, Febri Diansyah lewan pesan singkat, Rabu (20/6).

"Belum memungkinkan dari aspek kesehatan. Surat dokter terakhir masih menerangkan demikian,” jelasnya.


Febri menambahkan, saat ini KPK fokus membantu Novel memulihkan kesehatan mata dan menemukan pelaku penyerangan ketimbang membahas pekerjaan Novel.

"Kita terus berusaha saja agar kesehatan jadi lebih pulih dan pelaku penyerangan ditemukan,” tukasnya.

Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal untuk alasan yang belum jelas, 11 April 2017 lalu tepat setelah melaksanakan shalat subuh di masjid dekat kediamannya.

Namun demikian dalam kurun waktu satu tahun lebih dua bulan paska kejadian penyiraman air keras tersebut Polri masih belum juga mampu mengungkap siapa dalang di balik penyerangan hingga saat ini. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya