Berita

Hukum

Setya Novanto Belum Lunasi Uang Pengganti

Terakhir Nyicil Bulan Mei
SENIN, 18 JUNI 2018 | 18:29 WIB | LAPORAN:

Terpidana kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik (KTP-el), Setya Novanto belum juga melunasi uang pengganti yang sudah ditetapkan dalam amar putusan Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah mengatakan bahwa mantan Ketua DPR RI itu masih akan mencicil uang pengganti yakni sebesar USD 7,3 juta.

"SN masih mencicil uang pengganti, sesuai putusan Hakim" ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/6)


Febri menambahkan, pihak Jaksa akan memastikan mantan Ketua Umum Partai Golkar itu membayar denda maupun uang pengganti seperti yang seharusnya.

"Jaksa eksekusi KPK tentu akan terus memastikan seluruh kewajiban tersebut dipenuhi, mulai dari uang pengganti hingga denda," tandasnya.

Meski tidak ada tenggang waktu batas pembayaran uang denda dan pengganti namun Febri menjelaskan jika pembayaran harus tetap dilakukan.

Ia juga menjelaskan jika KPK akan fokus untuk memaksimalkan asset recovery dari kasus tersebut.

Setya Novanto terakhir kali mencicil uang pengganti pada Rabu (30/5) dengan uang sejumlah USD 100.000. Sebelumnya ia juga telah mengembalikan uang sebesar Rp 5 miliar.

Sebelumnya Majelis Hakim Yanto telah menjatuhi vonis kepada suami Deisti Astriani Tagor itu diwajibkan membayar uang pengganti sebesar USD 7,3 juta.

Selain itu Novanto juga divonis dengan hukuman 15 tahun penjara, denda sebesar Rp 500 juta subsider tiga bulan penjara dan dicabut hak berpolitiknya selama lima tahun setelah bebas. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya