Berita

Anton Digdoyo/Net

Nusantara

PILKADA JATENG 2018

MUI Ajak Warga Tak Pilih Calon Bermasalah Hukum

JUMAT, 15 JUNI 2018 | 15:54 WIB | LAPORAN:

Warga Klaten harus mengawal pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Tengah yang berlangsung 27 Juni mendatang.

Begitu dikatakan pengurus MUI, Anton Tabah Digdoyo di lapangan SMKN 1 Klaten, Jawa Tengah, Jumat (15/6).

Di hadapan ribuan umat Islam itu, dia juga mengimbau agar mereka bisa menyukseskan Pilkada Jateng.


"Kawal dengan cermat jangan ada kecurangan sekecilpun karena beberpa hari yang lalu diberitakan media ditemukan hampir 4 juta e-KTP bermasalah hampir 4juta (15 persen) dari DPT Jateng yang 27 juta jiwa," imbau Anton.

Dalam Khotib Idul Fitri itu, Anton juga menegaskan bahwa penemuan KK bermasalah yang memuat hampir 1000 orang juga rawan digunakan untuk kecurangan pilkada mendatang.

Terlepas dari itu, Anton juga mengajak masyarakat untuk tidak memilih calon yang bermasalah. Baik yang bermasalah hukum, maupun sosial.

"Jangan dukung yang pro penista agama karena calon yang pro penista agama, apalagi tidak percaya akhirat pasti tidak pancasilais. Karena berpancasila wajib percaya dan yakin dengan  akhirat sesuai dasar NKRI, Ketuhanan Yang Maha Esa," jelasnya.

Anton menegaskan, orang yang tak percaya akhirat pasti pro penista agama, bahkan mudah menerima paham-paham yang kontra Pancasila seperti LGBT komunisme, liberal sekuler yang sangat bertentangan dengan agama.

"Jika itu terjadi, NKRI akan hilang tinggal sejarah yang meranggas bisa jadi negara sekuler, liberal bahkan komunis," sambungnya. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya