Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Humas Istiqlal: Datang Sebelum Subuh Dan Tidak Buang Sampah Sembarangan

KAMIS, 14 JUNI 2018 | 19:35 WIB | LAPORAN:

Umat Islam yang hendak menunaikan Shalat Ied di Masjid Istiqlal diimbau untuk datang sebelum Shalat Subuh.

Kepala Bagian Humas dan Protokoler Masjid Istiqlal, Abu Hurairah mengatakan, kedatangan yang lebih awal itu perlu dilakukan agar jamaah bisa menunaikan shalat di dalam bangunan masjid terbesar se-Asia Tenggara itu. Mengingat diperkirakan sekurang-kurangnya 150 ribu jamaah akan hadir.

"Sebelum subuh sudah masuk. Parkirnya juga enak, dia di dalam. Tapi kalau datangnya pukul 05.30 habis salat subuh, atau jam 6, setengah 7, bersiap-siaplah mendapat saf di pelataran atau di luar, di basement atau di tempat parkir," katanya saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (14/6).


Tak hanya itu, pihaknya juga mengimbau agar jamaah yang menggunakan koran, tikar plastik sekali pakai dan alas lainnya untuk tidak meninggalkannya usai shalat.

"Bawa pulang lagi tikar itu. Kalau sudah tidak mau lagi silakan disimpan di tempat-tempat sampah yang telah kami sudah siapkan. Artinya usai pelaksanaan salat Idul Fitri, masjid tetap bersih, tetap indah untuk dilihat. Karena wisatawan asing non-muslim yang berkunjung ke Istiqlal pada saat hari raya juga banyak. Kalau kita membiarkan masjid kita ini kotor, yang malu bangsa Indonesia sendiri," urainya.

Bukan tanpa alasan, menurutnya, itu dilakukan karena jumlah petugas kebersihan yang bertugas di Masjid Istiqlal tidak sebanding dengan ratusan ribuan jamaah yang hadir.

"Artinya ini dibutuhkan partisipasi dari masyarakat, petugas kami sangat terbatas, mungkin tidak sampai ratusan. Yang datang ratusan ribu orang. Jadi kalau tidak dibantu masyarakat, masjid ini akan kotor," demikian Abu. [sam]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya