Berita

Publika

Konten Politik Saat Libur Lebaran

KAMIS, 14 JUNI 2018 | 18:41 WIB

LIBUR lebaran adalah waktu yang tepat untuk memproduksi, menyebarkan berbagai konten (tulisan, video, infografis).

Itulah mengapa para produser film berebut agar film mereka tayang di bioskop saat libur Lebaran. Karena itu juga banyak imbauan agar di masa libur ini, kita mengunggah lokasi wisata, kuliner, produk lokal, potensi daerah lewat medsos.

Umumnya libur Lebaran dimanfaatkan dengan silaturrahmi, kumpul-kumpul santai, halal bi halal, nonton piala dunia, dan lainnya. Berbagai capaian pemerintah baik pusat maupun daerah, kritikan dan tawaran oposisi akan menjadi topik hangat perbincangan di sela-sela obrolan kapan nikah, anaknya sudah berapa, mana THR dan lain-lain.


Terdekat tentunya Pilkada Serentak yang 13 hari lagi dilangsungkan. 512 pasangan siap-siap berkompetisi di 171 daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak pada 27 Juni 2018 nanti. 512 tim media kandidat bekerja untuk memenangkan kandidatnya. Kantor tim sukses mungkin tutup, ruangan tim media sosial mungkin terkunci, namun produksi dan distribusi konten jalan terus, tiada libur bagi tim sukses sejati.

Saat libur Lebaran inilah kita diuji, apakah seruan semua pihak untuk melawan hoax, fitnah, kampanye hitam dan penyalahgunaan isu SARA mampu kita amalkan. Bagi yang muslim, puasa kita bisa dikatakan gagal jika kita memproduksi dan menyebarkan berita bohong, karena tujuan puasa adalah takwa yang berarti takut kepada Allah SWT.

Ingatlah kisah seorang yang tak pernah membunuh, namun tetap masuk neraka, ia protes mengapa dirinya ditempatkan bersama para pembunuh, sedangkan ia tidak pernah membunuh satu nyawapun di dunia. Malaikat menjawab, engkau memang tidak pernah membunuh, namun orang saling membunuh akibat fitnah yang engkau lakukan.

Konten fitnah untuk jangka pendek mungkin menguntungkan kandidat kita, namun untuk jangka panjang akan merusak persatuan keluarga besar bangsa Indonesia. Sebuah fitnah bisa memundurkan bangsa kita hingga 100 tahun bahkan lebih.

Sebab itu, jaga rapat tim media sosial kita masing-masing dari godaan setan yang terkutuk. Diantara rekomendasi diskusi komunikonten adalah; setiap konten yang diproduksi tim sukses sebaiknya diberikan identitas atau kode tertentu, guna menghindari konten tak bertuan yang bisa bikin ribut, selain masyarakat juga bisa menilai, tim medsos kandidat mana yang paling keren dan kreatif kontennya.

Setiap tim media sosial kandidat dalam Pilkada Serentak 2018 harus berkompetisi memenangkan kandidatnya, itu pasti. Namun tim media sosial kandidat juga harus berkolaborasi menjaga keutuhan NKRI dengan melawan fitnah dan penyalahgunaan isu SARA, tidak hanya saat pilkada namun sampai kapanpun. Pilkada Serentak lebih dari sekadar ujian berdemokrasi, namun juga ujian dalam berbangsa dan bernegara.

Selamat lebaran, mohon maaf lahir dan batin, mari periksa kebenaran konten-konten politik yang hadir di telepon genggam kita masing-masing, dan jangan lupa promosikan juga lokasi wisata, kuliner, produk lokal di daerah kita lewat medsos. Selamat mengunggah konten liburan anda lewat media sosial.

Hariqo Wibawa Satria

Direktur Eksekutif Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi 

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya