Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Mau Disembelih Malah Ngamuk, Kerbau Hasil Patungan Warga Di Dor Polisi

KAMIS, 14 JUNI 2018 | 06:19 WIB | LAPORAN:

Kepolisian di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah terpaksa melumpuhkan seekor kerbau yang mengamuk dan membahayakan warga dengan timah panas.

Rencananya kerbau hasil patungan 100 warga Desa Pernah Kecamatan Batealit, Jepara itu akan disembelih saat Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Namun tak dinyana, Rabu (13/6) kerbau itu malah terlepas dan masuk ke dalam rumah warga Desa Tahunan Kecamatan Tahunan yang lokasinya tak jauh dari Desa Pekalongan.


"Kerbau itu mengamuk dan juga menyerang pemilik rumah. Kerbau itu lalu keluar melalui jendela rumah dan menuju jalan raya," kata Budi salah seorang warga, yang melihat kejadian.

Tidak sampai disitu hewan ternak berbadan kekar itu mengamuk di sepanjang jalan Soekarno Hatta dan mengarah ke kawasan Desa Senenan Kecamatan Tahunan, Jepara.

Wakapolres Jepara Kompol A'an Hadiansyah yang sedang melaksanakan patroli di sekitar lokasi langsung bergerak bersama anggota mencari kerbau tersebut.

Upaya pencarian berbuah manis. Kerbau itu ditemukan di pekarangan yang ada di Dukuh Krajan Desa Senenan, kecamatan Tahunan.

Agar tidak membahayakan warga maupun barang milik warga akhirnya kerbau itu dilumpuhkan dengan timah panas petugas.

Setelah itu, kerbau itu langsung disembelih oleh Modin Musholla Nurul Huda yang lokasinya berdekatan dengan tempat tersebut.

"Daging kerbau langsung dibagikan kepada 100 warga yang ikut iuran. Jadi masih bisa dimanfaatkan dagingnya," tutur warga lainnya, Khumaidi seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya