Berita

Ridwan Kamil/Net

Nusantara

Ridwan Kamil Nyagub Dari Nasdem Bukan Karena Kasus BCCF

SENIN, 11 JUNI 2018 | 20:56 WIB | LAPORAN:

Keputusan Ridwan Kamil maju sebagai calon gubernur Jawa Barat dari Partai Nasdem bukan karena ada kasus dugaan korupsi dana hibah Bandung Creative City Forum (BCCF).

Demikian ditegaskan Tim Hukum dan Advokasi Ridwan Kamil-Uu (Rindu) dalam pernyataan Hak Jawab yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/6).

Surat hak jawab ditandatangani tim hukum dan advokasi Rindu; Chandra Manungsa Alit, Lutfi Nurman, Ries Deni Hamdani dan Herry J.F Simamora.


Sebelumnya diberitakan Ridwan Kamil bersedia diusung Partai Nasdem dengan harapan kasus dugaan korupsi dana hibah BCCF ditutup, alias dipetieskan oleh Kejaksaan.

Tuduhan disampaikan karena Jaksa Agung saat ini dipegang oleh HM Prasetyo yang juga seorang bekas pentolan Nasdem.

Baca: Takut Diproses Hukum, Alasan Ridwan Kamil Nyagub Dari NasDem

"Bahwa pilihan Ridwa Kamil untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Barat semata-mata karena Partai Nasdem merupakan partai politik pertama yang bersedia mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur Jawa Barat tanpa
membebankan mahar politik dalam bentuk apapun atau mewajibkan Ridwan Kamil menjadi anggota patrai politik," demikian pernyataan Hak Jawab tersebut.

"Pilihan Ridwan Kamil untuk bersedia diusung dan didukung oleh Partai Nasdem semata-mata karena Partai Nasdem memiliki kesamian visi untuk perubahan birokrasi pemerintahan daerah yang bersih dan inovatif," masih kata pernyataan tersebut.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya