Berita

Hukum

KPK, Tangkap Dan Penjarakan TGB!

KAMIS, 07 JUNI 2018 | 17:46 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengusut tuntas kasus penjualan saham 6 persen PT Newmont milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Permintaan itu disampaikan Poros Pemuda Anti Korupsi (PAKI). Siang tadi Ketua Umum PPAKI Mukmin Ilyas bersama sejumlah anggotanya melakukan unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta.

Dia mengatakan penjualan saham tersebut kental dengan praktek persekongkolan jahat para elite kekuasaan di bawah kepemimpinan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi.


"Karenanya kami mendesak KPK agar segera mekakukan penyelidikan menyeluruh terhadap praktek-praktek korup yang merugikan rakyat, khususnya di NTB dengan Nilai hasil penjualan 6% saham rakyat NTB senilai Rp 2,5 triliun," kata Mukmin di lokasi.

Dia mengatakan 6% dari 82% divestasi saham PT Newmont dengan sebuah perusahaan migas swasta, yang merupakan milik NTB dan dilego sekitar Rp 2,5 triliun, sarat dengan kejahatan dan praktek korupsi.

Penjualan sudah terjadi pada November 2016 lalu, namun sampai detik ini pemerintah daerah belum menerima satu rupiah pun. Mukmin menduga penjualan menjadi bancakan.

"TGB sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas penjualan saham daerah 6%. Pertanyaannnya kemana uang hasil penjualan 6% saham milik daerah itu lari? Siapakah yang menerima?" sebut Mukmin lagi.

"Berapa bunga yang masuk pada kas daerah NTB, kalau uang hasil penjualan saham tersebut diinvestasikan? Kalau benar  diinvestasikan, kepada apa dan lembaga apa?" ucapnya.

Tuntutan lainnya, mereka mendesak KPK untuk segera memeriksa kembali TGB dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berpandangan kasus penjualan saham milik rakyat NTB di Newmont ini dapat menjadi pintu masuk untuk membongkar gurita korupsi di NTB.

"KPK, segera tangkap TGB agar mempermudah proses pemeriksaannya," seru Mukmin.

Dalam aksinya mereka membentangkan spanduk bertuliskan "KPK Segera Tangkap TGB", dan sejumlah poster dengan foto TGB lengkap tulisan "Tangkap & Penjarakan TGB Koruptor!!!", "Segera Adili TGB Koruptor NTB!!!" [dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya