Berita

Politik

SOKSI Dukung Program Pemerintah Perkuat Nilai Tukar Rupiah

KAMIS, 07 JUNI 2018 | 08:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) menggelar kegiatan diskusi publik tentang Langkah Strategis Fiskal-Moneter dalam rangka membangun optimisme ekonomi Indonesia di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Selasa kemarin (5/6).

Diskusi yang digelar ormas pendiri Partai Golkar itu sekaligus meninjau pembukaan perdagangan bursa saham sebagai ajang silaturahmi dan tambahan wawasan peserta diskusi.

Plt Ketua Umum SOKSI Bobby Suhardiman menyampaikan, SOKSI akan terusconcern dalam melahirkan pemikiran-pemikiran strategis menyangkut isu pembangunan dan kerakyatan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum SOKSI Ahmadi Noor Supit mengatakan, adapun tujuan acara ini adalah untuk menginformasikan secara luas tentang kebijakan fiskal dan moneter pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla serta menggali ide dan gagasan terkait upaya-upaya membangun optimisme perekonomian nasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum SOKSI Ahmadi Noor Supit mengatakan, adapun tujuan acara ini adalah untuk menginformasikan secara luas tentang kebijakan fiskal dan moneter pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla serta menggali ide dan gagasan terkait upaya-upaya membangun optimisme perekonomian nasional.

Adapun narasumber yang hadir: Perry Warjiyo (Gubernur Bank Indonesia), Tito Sulistio (Direktur Utama BEI), Ahmadi Noor Supit sendiri (Anggota DPR RI-Waketum SOKSI), Rosan P. Roeslani (Ketua KADIN Indonesia), Prof. Sri Adiningsih (Ketua Wantimpres/ekonom UGM), dan moderator M. Misbakhun (Anggota DPR RI/kader SOKSI).

Acara sendiri dibuka oleh Bambang Soesatyo (Ketua DPR RI-Waketum SOKSI) dan dihadiri oleh anggota emiten, organisasi pengusaha, birokrat, akademisi, aktivis dan mahasiswa.

Ahmadi Noor Supit menerangkan, SOKSI mempunyai perhatian serius dan berkewajiban memberikan pemikiran konstruktif terhadap perkembangan dinamika sosial politik dan ekonomi masyarakat. Dengan kondisi melemahnya rupiah terhadap dolar AS hingga mencapai Rp 14.000, menjadi perhatian bersama.

Namun demikian, SOKSI mendukung program pemerintah agar nilai rupiah bisa menguat kembali. Solusi yang ditawarkan oleh SOKSI juga dapat dipertimbangkan oleh pemerintah dalam menetapkan langkah-langkah strategis, antara lain perlu penataan ulang tupoksi terhadap kementerian dan lembaga sehingga menjamin tidak terjadi tumpang tindih kegiatan dan program.

Kemudian, lanjut Ahmadi Noor Supit, perlu diberikan kewenangan lebih kepada lembaga perencana (Bappenas) untuk melakukan perencanaan pembangunan sampai ke tingkat rencana dan kegiatan yang dilakukan di kementerian dan lembaga.

"Sehingga, kementerian dan lembaga hanya berfungsi sebagai pelaksana teknis," ujar mantan Ketua Banggar DPR ini seperti dalam keterangan tertulis, Kamis (7/7).

SOKSI berharap dengan diselenggarakannya diskusi publik ini dapat melahirkan pemikiran konstruktif yang secara komprehensif dapat dijadikan solusi bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan strategis fiskal-moneter guna membangun optimisme perekonomian nasional.

Pada kesempatan itu, secara simbolis SOKSI memberikan bibit pohon kepada beberapa perguruan tinggi di Jakarta dan nanti akan disusul di kampus seluruh Indonesia dengan harapan mahasiswa bisa merawat dan memelihara pohon tersebut sebagai simbol pelestarian alam dan menjaga ekosistem bumi. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Cara Cek Status Eligible Magang Kemnaker 2026, Alasan Tidak Lolos Verifikasi

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:22

Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Buatan Anak Bangsa

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:19

Panglima: TNI AD Sumbang 55 Persen Produksi Beras Nasional 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:53

Profil Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:26

Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:19

Halaqah Pra Muktamar NU Diawali Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:17

Prabowo Putuskan Bangun Minimal 30 Pabrik Bioetanol di Indonesia

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:16

Jadwal Final dan Perebutan Posisi 3 Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Prancis Tantang Inggris

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:07

Pertamina Patra Niaga Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM di Sumut

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Pramono Buka Jalan Alumni PKM Berdakwah di Masjid Milik Pemprov DKI

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Selengkapnya