Berita

Foto/Net

Nusantara

Kontraktor Keberatan Dimintai Fee 10 Persen

Suap Proyek RSUD Barabai
SELASA, 05 JUNI 2018 | 08:51 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Direktur PT Menara Agung Perkasa Donny Witono mengaku diminta uang jika perusa­haannya ingin mengerjakan proyek kontruksi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan.

Dalam kesaksiannya di sidang perkara suap Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Donny mengungkapkan permintaan itu datang dari Fauzan Rifani, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Hulu Sungai Tengah. Fauzan adalah utusan bupati.

Menurut Donny, Fauzan menjelaskan perusahaan yang ingin menggarap proyek di Hulu Sungai Tengah harus membayar "fee" hingga 10 persen dari nilai proyek sebe­lumnya dipotong pajak. "Saya bilang kalau 10 persen saya tidak sanggup karena saya sudah penawar terendah," kata Donny. Lantaran itu, dia tak langsung menyanggupi per­mintaan Fauzan.


PT Menara Agung Perkasa mengikuti tender proyek pem­bangunan ruang perawatan Kelas I, II, VIP, super VIP Rumah Sakit Umum Daerah Damanhuri, Barabai. Harga perkiraan sendiri (HPS) proyek itu Rp 65 miliar. "Kami me­nawarkan harga Rp 55 miliar. Perusahaan saya yang me­nawarkan harga terendah no­mor satu," sebut Donny.

Kemudian Fauzan men­ghubungi Donny dan menyam­paikan Bupati setujui jika fee proyek itu menjadi 7,5 persen dari nilai kontrak. Jumlahnya Rp 3,6 miliar.

Pembayaran fee proyek di­lakukan dua tahap. Pertama saat PT Menara Agung Perkasa mendapat uang muka proyek. Donny menyerahkan dua bilyet giro kepada Fauzan di Hotel Madani, Barabai.

Ternyata giro itu tidak bisa dicairkan. Fauzan mengem­balikan giro itu ke Donny. "Dia ke Jakarta menyerahkan giro. Saya pembuat ceknya, ya cair di Bank Mandiri di Cengkareng Rp 1,8 miliar lebih," tutur Donny.

Sedangkan pembayaran ta­hap dua dengan cara transfer ke rekening Fauzan. Sebelum Donny ditelepon Fauzan dan Bupati Abdul Latif. Donny sempat keberatan melunasi sisa fee. Namun Abdul Latif mengingatkan soal kesepaka­tan fee 7,5 persen. "Kata Pak Bupati, selesaikan saja seluruh­nya, saya banyak kebutuhan," kata Donny membeberkan isi percakapan telepon dengan Abdul Latif.

Sisa fee Rp 1,8 miliar akh­irnya dibayarkan via transfer. "Transfer lagi tanggal 3 Januari Rp 1,8 miliar. Terus Fauzan minta lagi untuk dia pribadi Rp 25 juta," tutur Donny.

Saat mengerjakan proyek, Donny mendapat masalah pen­giriman ready mix atau cairan beton yang sudah siap pakai. Donny menuturkan, ready mix tidak mau mensuplai lantaran belum mendapat izin Bupati dan Ketua Kadin.

Donny kemudian meminta bantuan Fauzan untuk mendap­atkan armada pengangkut ready mix dan menyewa alat berat perusahaan Bupati. "Fauzan akhirnya menyetujui permint­aan saya," kata Donny.

Jika proses pembangunan tidak selesai tepat waktu maka PT Menara Agung Perkasa akan terkena denda. Oleh sebab itu dirinya kembali merogoh kocek agar pengiriman ready mix bisa lancar. "Karena kalau (ready mix) gak bisa suplai ya kita eng­gak bisa jalan," jelas Donny.

Dalam kasus ini, Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif didakwa menerima suap Rp 3,6 miliar agar memenang­kan perusahaan PT Menara Agung Perkasa dalam lelang proyek RSUD Damanhuri, Barabai.  ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya