Berita

Khatibul Umam Wiranu/RMOL

Hukum

Diperiksa Sejam, Khatibul Dicecar Soal Ponakan Dan Kolega Novanto

SENIN, 04 JUNI 2018 | 17:50 WIB | LAPORAN:

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Khatibul Umam Wiranu mengaku dicecar mengenai keterlibatan tersangka pengadaan KTP Elektronik (KTP-el), Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung. 

Menurutnya, penyidik sempat mengalami hambatan karena dirinya tidak mengenal sosol Irvanto yang juga keponakan eks Ketua DPR Setya Novanto dan kolega Novanto Made Oka.

"Jadi ada kesulitan juga nanya sama orang yang enggak kenal. Maksudnya, sehingga tidak ada pertanyaan kecuali kenal atau tidak, ada hubungan keluarga atau tidak gitu," ujarnya seusai pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (4/6).


Khatibul menjelaskan karena tidak ada hubungan dirinya dengan kedua tersangka tersebut, pemeriksaan dirinya sebagai saksi kasus korupsi proyek pengadaan KTP-el tidak berlangsung lama. Selain menanyakan soal Irvanto, penyidik juga menanyakan aktifitas dan biodata politisi Demokrat itu.

Ia juga membantah pernah bertemu Irvanto di Gedung DPR di Senayan. Padahal, dalam sejumlah keterangan saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta dengan terdakwa Setya Novanto, membenarkan adanya pertemuan Irvanto dengan sejumlah anggota DPR yang dibalut oleh jamuan makan siang.

"Diperiksa cuma satu jam, kenal atau tidak dengan Irvanto dengan satu lagi itu (Made Oka Masagung) tidak kenal. Saya sendiri mengkonfirmasi biodata saya. Saya tidak pernah ketemu Irvanto," ujarnya.

Selain Khatibul ada mantan anggota DPR dari partai Demokrat, Mirwan Amir, Politisi PDIP Arif Wibowo serta politisi Golkar Agun Gunandjar dan Melchial Marcus Mekeng, yang ikut diperiksa KPK terkait kasus yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun itu. [nes]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya