Berita

Gembong Warsono/Net

Nusantara

Beli Tong Sampah Dari Jerman, DPRD: Anies-Sandi Pro Asing

SENIN, 04 JUNI 2018 | 16:39 WIB | LAPORAN:

Keputusan Anies-Sandi dalam membeli 2.640 tong sampah dari Jerman senilai Rp9,58 Milyar menuai kontroversi.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai keputusan Anies-Sandi tidak tepat dalam pembelian tong sampah lantaran bertolak belakang dengan perekonomian yang sedang lesu.

"Waduh tong sampah belinya di Jerman ? luar biasa itu, perekonomian kita saat ini sedang lesu-lesunya. Sementara, perilaku Anies-Sandi membeli barang dari luar berati itu mereka pro asing," kata Gembong Warsono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/6).


Gembong menambahkan langkah tersebut tidak sesuai dengan janji kampanye Anies-Sandi yang mengedepankan keberpihakan kepada rakyat dan kebijakan yang menguntungkan rakyat.

Menurutnya keputusan membeli tong sampah dari luar negeri bakal mengakibatkan hilangnya kepercayaan rakyat terhadap Anies-Sandi.

Gembong menilai seharusnya , Pemprov memberi edukasi kepada masyarakat mengenai sampah. Dengan begitu tanpa harus mengeluarkan dana besar untuk beli tong sampah masyarakat sudah sadar akan pentingnya buang sampah pada tempatnya.

"Mereka tidak berpihak pada masyarakat untuk ikut memperbaiki perekonomian masyarakat Jakarta. Paling pertama kan memberikan penyadaran atau sosialisasi kepada warga DKI untuk tertib membuang sampah kan kita punya urutan lima tata tertib salah satunya soal sampah ini. Kalau masyarakat saja masih membuang sampah sembarangan pengadaan tong sampah ini tidak efektif sama saja hanya buang anggaran," pungkasnya. [nes]



Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya