Berita

Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Anies Belum Mau Buka Suara Soal Tong Sampah Impor Dari Jerman

SENIN, 04 JUNI 2018 | 15:08 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI Jakarta akan mengimpor 2.640 buah tong sampah dari Jerman. Kelebihan tong sampah dari negara eropa ini memiliki roda dan punya kapasitas 660 liter. Dana yang dikeluarkan untuk tong sampah itu mencapai Rp 9,58 miliar.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dirinya belum bisa menjelaskan lebih jauh mengenai tong sampah impor tersebut. Namun Anies berjanji akan menjelaskan setelah pengadaan barang dan jasa sudah disetujui.

"Nanti (soal tong sampah) saya ceritakan kalau sudah lengkap ya," ujar Anies saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (4/6).


Informasi tentang tong sampah yang ramai dibahas ini berasal dari sebuah tangkapan gambar dari situs e-Katalog Lembaga Kebijakan Penyediaan barang/jasa Pemerintah (LKPP) dan tersebar di media sosial beberapa waktu lalu.

Warganet banyak yang menilai pembiayaan untuk tong sampah terlalu mahal, dan mengapa tidak menggunakan produk dalam negeri saja. Namun Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji tetap memilih produk luar, ketimbang dalam negeri.

Dia mengatakan tidak ada tempat sampah atau tong sampah buatan Indonesia dalam e-catalog LKPP. Saat ini hanya terdapat dua perusahaan penyedia, yaitu satu menjual tempat sampah buatan Jerman dan China.

"Buatan dalam negeri itu enggak ada. Kalau ada pasti kita gunakan yang dalam negeri punya. Di LKPP itu tinggal dua, yang buatan Cina sama buatan Jerman," ujar Isnawa saat dihubungi, Minggu (3/6). [nes]


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya