. Pasangan Rusmadi Wongso-Safaruddin akan memberi insentif lebih kepada dokter spesialis yang mau bekerja di pedalaman jika terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur.
Perhatian besar itu disampaikan Rusmadi saat menghadiri Rapat Pleno Diperluas yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim, di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Sabtu (2/6).
Rusmadi mengatakan akan meningkatkan sarana prasarana pelayanan kesehatan masyarakat di Kaltim dan menambah jumlah dokter.
Selama menjabat Kepala Bappeda Kaltim, Rusmadi memaparkan dirinya telah berhasil mengalokasikan anggaran bidang kesehatan di Kaltim lebih dari 10 persen setiap tahun untuk perbaikan layanan kesehatan.
"Selama saya Kepala Bappeda, lihat saja fasilitas rumah sakit AW Sjahranie Samarinda dan rumah sakit Kanujoso Balikpapan kondisinya semakin baik," jelas Rusmadi.
Dengan alat kesehatan semakin lengkap, ruang bedah, ruang pemeriksaan kesehatan yang lebih baik, Rusmadi mengatakan tujuannya itu agar dokter nyaman dalam bekerja.
Rusmadi berharap para dokter nantinya tidak salah memilih calon Gubernur Kaltim pada 27 Juni 2018. Dengan memilih pemimpin yang mampu mengelola anggaran pemerintah untuk bidang kesehatan.
"Saya mengerti betul mengelola anggaran pemerintah karena pernah menjadi Kepala Bappeda. Dan saya tidak akan mungkin diapusi (dibohongi) ketika menjabat Gubernur kalau ada anggaran pemerintah Kabupaten Kota untuk bidang kesehatan" kata Rusmadi.
Selain fasilitas rumah sakit, Rusmadi ingin kesejahteraan dokter juga diperhatikan. Melalui pemberian insentif bagi dokter yang bekerja di kabupaten dan kota.
Menurut Rusmadi, pelayanan bidang kesehatan di Kaltim dapat semakin baik, asalkan nantinya Gubernur yang terpilih mau bekerja untuk kepentingan masyarakat.
"Dan, bukan Gubernur yang bekerja untuk dirinya sendiri atau kelompok," katanya.
[dem]