Berita

Foto: Ist

Nusantara

MRAD Berangkatkan Ratusan Disabilitas Ke Kampung Halaman

SABTU, 02 JUNI 2018 | 23:23 WIB | LAPORAN:

Mudik Ramah Anak dan Disabilitas (MRAD) 2018 kembali digelar tahun ini.

Inisiator MRAD 2018 Ilma Sovri Yanti menjelaskan, mudik gratis ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) serta Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan BUMN, kementerian, dan juga orang-perorang.

Mereka kata dia, memiliki kepedulian terhadap perjuangan membela hak-hak disabilitas.


"Mudik yang ramah disabilitas ini adalah gerakan advokasi dan mudik itu adalah media untuk penyampaian hak itu," katanya saat ditemui di Aula Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Sabtu (2/6).

MRAD ini kata Ilma, sudah berlangsung selama tiga tahun. Setiap tahunnya para pemudik yang diantarkan ke kampung halaman terus bertambah. Pada 2016, mereka hanya memberangkatkan satu unit mobil akses yang berisi tujuh orang disabilitas. Sementara pada 2017, mereka memberangkatkan dua mobil akses dengan jumlahnya 16 orang disabilitas yang menggunakan kursi roda, dan dua bus reguler yang berisi kaum disabilitas 79 orang kaum disabilitas non kursi roda.

"Tahun ketiga ini kita tambah tiga mobil bus reguler itu 190 orang yang non kursi roda, kemudian tiga mobil akses. Tiga mobil akses ini masing-masing kapasitasnya ada dua mobil ada 10 disabilitas kursi roda, dan satu mobil akses itu ada enam disabilitas kursi roda. Jadi ada 26 disabilitas kursi roda," ujarnya.

Mereka kata dia, diberangkatkan ke kampung halaman di daerah-daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, serta Jawa Timur. Selain itu, dijelaskannya mereka juga memberangkatkan tiga orang disabilitas ke daerah lampung menggunakan pesawat dan travel.

"Mudah-mudahan ke depan bisa kita perluas lagi dan mudah-mudahan banyak pihak yang melihat ini sebagai sebuah kebutuhan yang wajib tentang peradaban kita," pungkasnya. [nes]


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya