Berita

Foto: Ist

Pertahanan

Menhan: Arsitektur Keamanan Indo-Pasifik Perlu Kalibrasi Ulang

SABTU, 02 JUNI 2018 | 21:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Ryamizard Ryacudu menekankan pentingnya melakukan kalibrasi ulang tatanan arsitektur keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Hal itu ditegaskan dalam forum Shangri-la dialogue 2018 yang digelar di Singapura (Sabtu, 2/6).

Ryamizard menyebut, kalibrasi ulang tatanan arsitektur keamanan kawasan Indo-Pasifik perlu direalisasikan agar dapat menavigasi setiap ancaman dan tantangan di kawasan dengan tepat dan benar serta proposional.


"HaI ini kita Iakukan tidak Iain adalah demi menunjukkan para pemimpin negara di belahan dunia manapun untuk menjamin keamanan bagi warganya yang pada giIiranya dapat mewujudkan Kesejahteraan kita bersama," beber Menhan dalam pidatonya.

Dia menambahkan, kalibrasi arsitektur keamanan Indonesia-Pasifik dapat dengan mulai memberikan pemahaman bahwa tindakan teror bukanlah dilakukan oleh agama Islam tapi mengatasnamakan Islam.

"Untuk haI tersebut agar negara-negara yang berpenduduk Islam dapat memberikan pencerahan meIaIui masjid-masjid, teIevisi, radio dan media sosial tentang ancaman Teror yang menakutkan yang membawa Islam sebagai Iatar belakang dan yang pasti mereka tidak masuk surga," sambungnya.

Selain itu, penting juga untuk mencari informasi tentang kegiatan dan nama nama dan alamat orang-orang yang terlibat gerakan terorisme seperti ISIS berikut foto fotonya yang saat ini berada di Irak, Suriah dan Afganistan.

Tak hanya itu, lanjut Menhan, mulai telusuri dan mencari tahu darimana aliran dana para teroris tersebut

"Sebarkan alamat mereka yang tergabung kerjasama Intelejen di kawasan dan tutup jaringan mereka termasuk jaringan media sosial," tegas Menhan.

"Saya mempunyai keyakinan bahwa dengan niat yang baik dan pikiran jernih serta dilaksanakan sebaik-baiknya maka permasalahan yang ada pasti dapat diselesaikan secara bersama," pungkasnya seperti keterangan yang diterima redaksi.

Untuk diketahui, Shangri-la dialogue Singapura 2018 merupakan forum setingkat Menteri yang dijadwalkan akan berlangsung mulai tanggal 1-3 Juni 2018.

Pada kesempatan tersebut Menhan juga melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan AS James Mattis, Menteri Pertahanan Singapura H.E.Mr.Dr.Ng Eng Hen, Menteri Pertahanan New Zealand Hon.Mr.RonMark. [sam]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya