Berita

Foto:Net

Nusantara

Pohon Dan Bunga Palsu Gambaran Anies-Sandi Beri Kepalsuan

JUMAT, 01 JUNI 2018 | 01:50 WIB | LAPORAN:

. Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) mengkritik keras penanaman sejumlah pohon dan bunga palsu alias imitasi di DKI Jakarta seperti di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

"Bunga atau pohon kepalsuan Anies-Sandi di sepanjang jalan Jakarta banyak digugat oleh teman-teman saya. Memang lucu sekali ya, tanam bunga plastik (palsu) di trotoar di kota yang tanahnya masih subur," kata Ketua Fakta Astina dalam keterangannya, Jumat (1/6).

Menurut Astina, pilihan menanam pohon dan bunga palsu menggambarkan sikap dan perilaku penuh kepalsuan pengelola kotanya.


"Pengelola kotanya, gubernur dan wakil gubernurnya kok memberi pohon palsu, bunga palsu dan kepalsuan kepada warganya," terangnya.

Setelah banyak kritikan akhirnya pohon dan bunga kepalsuannya Anis-Sandi tersebut dicabut. "Ya memang lucu ya Jakarta masih punya tanah di trotoar dan masih subur kok tanam bunga plastik palsu? Anehnya lagi proyek tanam pohon  bunga palsu itu diajukan oleh Dinas Kehutanan. Padahal letak bunga palsu di atas trotoar yang merupakan bagian kerja Dinas Pertamanan," lanjut Astina.

Dari kejadian ini, terlihat bahwa Kota Jakarta dibangun oleh (bunga) kepalsuan karena tidak mampu memberikan yang sebenarnya. Keberadaan pilihan itu juga menunjukkan bahwa pengelola kota berhasil atas kepalsuan yang ditebarkannya.

"Jelas memang pembangunan Kota Jakarta hanya jadi proyek untuk kumpul uang semata," ujar Astina.

Besarannya luar biasa dan cepat sekali pelaksanaan proyeknya tanpa dengar pendapat umum. Apakah lagi kejar target dana buat 2019. Dan, setelah pohon palsu dan bunga palsunya dicabut, bagaimana pertanggungjawaban uang warga di APBD yang sudah dikeluarkan.

"Memang apa saja yang sudah dilakukan Anies-Sandi untuk kota dan warga? Lagi bahwa pilihan memberi pohon atau bunga palsu di Jakarta berarti memalsukan keberadaan kota itu sendiri. Menampilkan pohon atau bunga palsu berarti memberi kepalsuan kepada warga Jakarta sendiri," demikian Astina. [rus]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya