Bendungan Teritip/ Humas Kementerian PUPR
Bendungan Teritip Kota Balikpapan, Kalimantan Timur sudah siap dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air baku di Kota Balikpapan.
Kepastian ini didapat setelah proses pengisian bendungan yang dilakukan sejak 2017 sudah selesai.
Nantinya, bendungan yang mampu menampung 2,43 juta meter kubik air ini bisa memenuhi kebutuhan air baku Kota Balikpapan yang mencapai 1.600 liter/detik. Apalagi, selama ini kebutuhan air baku itu hanya mengandalkan dari Bendungan Manggar yang hanya 1.000 liter/detik.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemerintah Provinsi Kalimantan TImur dan Pemerintah Kota Balikpapan akan bekerjasama dalam menyelenggarakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Teritip dalam pemenuhan air baku tersebut.
“Meningkatnya jumlah warga Kota Balikpapan yang mendapatkan akses air bersih merupakan bagian dari upaya mencapai target 100-0-100 tahun 2019 yakni agar penduduk Indonesia seluruhnya memiliki akses air bersih, berkurangnya kawasan kumuh dan seluruhnya mendapat akses sanitasi layak,†kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/5).
Dalam kerjasama nanti, Kementerian PUPR bertugas membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tahap I berkapasitas 200 liter/detik di Kecamatan Balikpapan Timur. Pembangunan dilakukan oleh Ditjen Cipta Karya dengan nilai Rp 91,99 miliar kontrak tahun jamak 2017-2018. Progres hingga 27 Mei 2018 telah mencapai 50,1 persen.
IPA yang dibangun pada areal seluas 5 hektar terdiri dari bangunan kantor, bangunan reservoir dan rumah pompa, pengolahan air, pengolahan kimia dan gudang kimia, bangunan pengering dan limbah, genset, reservoir pelayanan dan bak penenang. Pembangunan IPA Tahap I ini ditargetkan selesai pada Oktober 2018.
Hasil pengolahan IPA akan disalurkan melalui jaringan pipa distribusi ke enam reservoir untuk selanjutnya disalurkan ke sambungan rumah.
Sementara pembangunan sebagian jaringan distribusi utama, reservoir, dan pipa sambungan rumah akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Balikpapan, degan wilayah pelayanan Kelurahan Teritip, Lamaru, Manggar Baru, Manggar, dan Sepinggan. Total penerima manfaat sedikitnya 60.000 jiwa.
Pada akhir tahun 2016, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air sudah menyelesaikan Pembangunan Bendungan Teritip.
Selain itu sudah selesai rumah pompa dan pipa air baik vertical kapasitas 2x200 l/dt, rumah jaga dan pipa transmisi air baku diameter 400 mm sepanjang 1 km untuk mendukung berfungsinya SPAM Teritip.
[ian/***]