Berita

Foto: Ist

Dunia

Menhan RI Dan Menhan AS Sepakat Tingkatkan Kemitraan Srategis

RABU, 30 MEI 2018 | 21:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat James N. Mattis di Hawaii, Selasa waktu setempat (Selasa, 29/5).

Pertemuan tersebut dilakukan untuk mempertegas kembali komitmen kemitraan Strategis Indonesia dengan Amerika Serikat, khususnya untuk mewujudkan kesamaan cara pandang dalam menilai dan mengatasi pelbagai tantangan dan  ancaman terhadap kondisi is keamanan di kawasan dan penanggulangan terorisme.

Pertemuan tersebut dilakukan atas undangan Mattis untuk menghadiri upacara serah terima Panglima U.S. PACOM yang akan berubah nama menjadi Panglima Indo-Pacific.


Ryamizard sendiri, seperti keterangan yang diterima redaksi, sangat mengapresiasi tawaran dan proposal kerja sama pertahanan yang diajukan oleh Amerika Serikat pada pertemuan tersebut.

Tidak hanya itu, dia akui Indonesia terus berkeinginan untuk meningkatkan kerjasama pertahanan dengan Amerika baik di darat, laut dan udara.

"Indonesia mengganggap bahwa Amerika merupakan mitra strategis Indonesia. Hubungan Indonesia dan Amerika saat ini adalah hubungan pertahanan yang terkuat dan sangat baik dibanding waktu-waktu sebelumnya," jelas Ryamizard.

Indonesia, masih kata dia, siap untuk meningkatkan komitmen pembelian Alusista yang di produksi Amerika Serikat yang diperlukan.

Ryamizard menambahkan, hal tersebut selaras dengan komitmen Indonesia untuk terus-menerus memerangi terorisme.

Indonesia, tegas dia, terus berupaya untuk membangun kapasitas penanggulangan terorisme dengan berbagai cara.

"Baik, dari konteks penanganan secara fisik maupun non fisik khusunya untuk mengkontra ideologi radikal," demikian Ryamizard. [sam] 

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya