Berita

Salah Husin-Abdul Mu'ti/Net

Nusantara

1.000 Mushaf Al-Quran Diserahkan Di Pengkajian Ramadan Muhammadiyah

RABU, 30 MEI 2018 | 02:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Laju teknologi digital membuat cara penyampaian nilai-nilai keagamaan khususnya kepada generasi milenial turut berubah, membutuhkan inovasi. Meski demikian, yang menjadi landasannya tidak berganti.

Demikian disampaikan Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin saat mengungkapkan latar belakang wakaf 1.000 mushaf Al-Quran di sela gelaran Pengkajian Ramadan 1439 H PP Muhammadiyah bertajuk "Keadaban Digital: Dakwah Pencerahan di Zaman Milenial" di Kampus Uhamka, Jakarta Timur, Selasa (30/5).

"Teknologi digital membuat kita semakin kritis sekaligus cenderung meninggalkan wacana atau pembahasan yang panjang. Seperti yang kami simak dalam kajian tadi, hal ini menjadi tantangan bagi para mubaligh dalam melakukan tugasnya. Meski demikian, landasan menghadapinya tak berubah, yakni terlebih dulu memahami dengan tepat dan terbuka kandungan Al-Quran, selaras dengan perkembangan masa. Pembahasan tersebut mendorong kami untuk coba turut berkontribusi," ucap Saleh dalam keterangan tertulis.


Wakaf yang diterima oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti itu menjadi bagian dari kegiatan Wakaf Quran untuk Negeri yang telah berlangsung sejak tahun 2008 dengan dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas.

Sepanjang kurun waktu tersebut, tersalurkan lebih dari 800 ribu mushaf Al-Quran, 50.000 buku panduan membaca Al-Quran dan Juz Amma, juga 300 set Al-Quran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah.

Menurut Saleh, kegiatan ini sekaligus menjadi wahana bagi Sinar Mas dalam menjalankan program corporate social responsibility mengedepankan produk dan merek andalan sendiri.

"Sembari mendukung langkah pemerintah memperluas ketersediaan Al-Quran di masyarakat, sekaligus bersilaturahim dengan berbagai kalangan," ujarnya.

Sehari sebelumnya, Senin (28/5) di Sleman, Yogyakarta, Sinar Mas mewakafkan pula 1.000 mushaf Al-Quran kepada Masjid Nogotirto yang secara simbolik diterima oleh Ahmad Syafii Maarif, Ketua Umum PP Muhammadiyah 1998-2005 yang kini menjabat selaku Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP).

Seluruh Al-Quran yang diwakafkan dicetak di atas kertas Sinar Tech atau lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP) yang dikembangkan oleh Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang bagi pencetakan kitab suci dan buku agama.

Quran Paper yang memenuhi sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan ini hingga 90 persen produksinya diekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika. [rus]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya