Berita

Foto/RMOL

Politik

Rachmawati: Konstitusi Kita Sekarang Tidak Disukai Bung Karno

SENIN, 28 MEI 2018 | 17:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Yayasan Pendidikan Sukarno, Rachmawati Soekarnoputri menyatakan konstitusi Indonesia saat ini tidak disukai oleh Bung Karno.

Menurutnya, konstitusi Indonesia yakni naskah asli UUD 1945 mengandung semangat sosialisme yang penuh dengan nuansa gotong royong dan kekeluargaan.

"Kita memahami kerugian yang sangat besar saat ini, karena konstitusi kita sekarang sebenarnya menjadi hal yang tidak disukai Bung Karno," kata Rachma biasa disapa di kampus UBK, Menteng, Jakarta, Senin, (28/5).


Rahma menambahkan saat ini konstitusi Indonesia jauh dari cita-cita Bung Karno. Ia juga menyayangkan Presiden Joko Widodo tidak meluruskan cita-cita bangsa. Pemerintah seakaan menikmati sistem kapitalisme yang terjadi sekarang.

"Kalau sekarang ini konstitusi kita sudah mengarah ke kapitalisme liberalisme," ujar Rachmawati. [nes]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya