Berita

Achmad Supriyadi/Net

Pertahanan

Kodam Tanjungpura Fokus Jaga Penyelundupan Narkoba Dan Terorisme

MINGGU, 27 MEI 2018 | 23:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perbatasan di wilayah Kalimantan Barat atau Kodam XII/Tanjungpura ini terbagi atas sektor barat dan sektor timur.

Tugas pengamanan perbatasan di sektor barat kini dijaga oleh Batalyon Infanteri (Yonif) 511/Dibyatara Yodha, yang beberapa waktu yang lalu menggantikan Batalyon Infanteri (Yonif) 642/Kapuas.

Sedangkan di wilayah sektor timur, Batalyon Infanteri (Yonif) 123/Rajawali digantikan oleh Batalyon Infanteri (Yonif) 320/Badak Putih.


“Satuan ini akan bertugas selama 9 bulan,” kata Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, seusai penerimaan Satgas Pamtas Yonif 320/Badak Putih di Makodam XII/Tanjungpura, Minggu (27/5).

Pangdam Tanjungpura menyampaikan bahwa tugas itu adalah kehormatan bagi prajurit TNI. Untuk itu, setiap prajurit harus dapat menjaga kehormatan tersebut.

Satgas Pamtas harus melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya dan harus dipertanggungjawabkan. Ada dua fokus penjagaan di perbatasan, yaitu penyelundupan narkoba dan terorisme.  

"Di perbatasan lagi marak penyelundupan. Di samping tugas menjaga kedaulatan, juga harus menjaga penyelundupan-penyelundupan. Hal itu harus digagalkan khususnya berkaitan dengan narkoba, juga terorisme," tegas Achmad Supriyadi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/5).

Tidak ada jumlah resmi berapa pasukan perbatasan ini yang diturunkan ini. Kata dia, terpenting bagi para Satgas Pamtas adalah tempat-tempat yang strategis, terutama yang ada penduduknya. Karena, selain menjaga dan mengamankan juga melaksanakan pembinaan terhadap masyarakat.

“Hutan Lindung untuk sementara belum dijaga, kedepan ini kita mulai lagi untuk dijaga,” tukasnya. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya