Berita

Pertahanan

Semmi Dan Perisai Bantah Minta Kapolri Mundur

SABTU, 26 MEI 2018 | 22:39 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Pengurus Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) dan Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (Perisai) mengeluarkan pernyataan sikap tidak pernah meminta Jenderal Tito Karnavian untuk mundur dari jabatan Kapolri.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh DPP SEMMI dan PERISAI melalui konferensi pers di kantor DPP SEMMI di Jalan Prof. Latumenten Raya, Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (26/5).

Ketua Umum SEMMI, Azizi Rois menegaskan bahwa hal tersebut merupakan pencatutan yang dilakukan oleh oknum tertentu terhadap organisasi sayap Syarikat Islam ini.


"Kami tidak pernah membuat statment seperti itu. Maka dari itu kami meluruskan pemberitaan yang tidak benar," tegas Aziz.

"Apabila diwaktu yang akan datang muncul lagi oknum mengatasnamakan DPP SEMMI dan Perisai yang jauh dari haluan organisasi, maka kami tak segan-segan akan membawanya ke ranah hukum," sambungnya.

Dia menegaskan, kedepan pihaknya tidak akan segan untuk membawa ke ranah hukum apabila (pencatutan) ini terus berlanjut.

Di tempat yang sama, Komandan Perisai Pusat Saeful menambahkan, bahwa pihaknya justru mendukung kinerja Tito beserta jajarannya untuk bisa mengayomi masyarakat.

"Kami yakin dengan sinergi antara TNI, Polri dan Ormas yang baik, Insya Allah semua gangguan bisa dikendalikan," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP SEMMI Alam Somadayo dan Sekjen Perisai Abdul Rosyid Walid dalam keterangan tertulisnya meminta Tito Karnavian untuk mundur dari jabatannya.

"Kami meminta Jenderal Tito Karnavian untuk segera mundur dari jabatannya," ucap mereka berdua, Kamis (24/5).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya