Berita

Parlinsyah Harahap/Net

Nusantara

Sudah Tiga Kali Paripurna Pergantian Parlinsyah Tidak Kuorum

JUMAT, 25 MEI 2018 | 09:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Paripurna pergantian posisi wakil ketua DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai Gerindara dari Parlinsyah Harahap kepada Sri Kumala pada Kamis kemarin (24/5) kembali tertunda.

Penundaan ini adalah yang ketiga kali. Asalan penundaan sama dengan dua sidang sebelumnya yaitu anggota dewan yang hadir tidak koarum.

Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman mengatakan sidang paripurna pengambilan keputusan harus kuorum yaitu minimal 2/3 dari jumlah anggota.


"Jumlah saat ini tidak kuorum, makanya sidang paripurna pergantian posisi pimpinan kembali tertunda. Bisa saja sebelum Lebaran sudah dilakukan paripurna lagi," ujar Wagirin di Gedung DPRD Sumut, Kota Medan, Kamis.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumut Yantoni Purba tidak mau buruk sangka mengenai gagalnya kembali paripurna pergantian Parlinsyah kepada Sri Kumala.

"Sejauh ini kami positif thinking saja. Faktanya memang tidak korum, sudah cek ke persidangan memang tidak koarum," ujar Yantoni.

Disebutkannya, agenda sidang paripurna pergantian selalu berbarengan dengan agenda pemeriksaan anggota DPRD Sumut oleh KPK.

"Pemeriksaan ini kan tiba-tiba, penjadwalan di Banmus (Badan Musyawarah) itu sebelumnya, bahkan sebulan sebelum agenda dilakukan. Di tengah jalan, ada agenda pemeriksaan, tidak mungkin juga tidak hadir," ucap Yantoni sambil mengatakan penundaan bukan karena ada gugatan.

Baca: PSH Gugat Gerindra Dan DPRD Sumut Rp 11 Miliar

Sementara itu, Parlinsyah berharap pergantian pimpinan DPRD Sumut Fraksi Partai Gerindara harus sesaui dengan peraturan perundang-undangan.

"Semua ini adalah kehendak Allah SWT dan apapun kehendak-Nya harus disyukuri dan ikhlas memperjuangkan yang benar sesuai peraturan dan ketentuan baik secara agama maupun negara," kata PSH sapaan akrab politisi asal Paluta ini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya