Berita

Foto: Humas Pemkot Tangerang

Nusantara

Kemendagri Jadikan Kota Tangerang Rujukan Implementasi E-Government

RABU, 23 MEI 2018 | 10:57 WIB | LAPORAN:

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadikan kota Tangerang sebagai salah satu rujukan implementasi e-government nasional.


Pekan lalu, para peserta Diklat PIM BPSDM Kemendagri visitasi ke Pusat Pemerintahan (Puspem) kota Tangerang,

Visitasi ini dilakukan dalam rangka untuk mengetahui secara nyata, cara Kota Tangerang menjalin kerja sama dengan institusi lain di bidang e-government. Ini tidak lepas dari aplikasi Tangerang Live yang diusung Pemkot Tangerang telah diadopsi lebih dari 28 pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia.


"Dengan adanya moratorium pegawai, banyak sekali pemerintah kota dan kabupaten mengeluhkan kurangnya pegawai. Namun pelayanan pada masyarakat harus tetap berjalan. Salah satu solusinya adalah dengan pemanfaatan teknologi secara tepat," tutur Pjs Wali Kota M. Yusuf yang didampingi oleh Sekretaris Daerah kota Tangerang Dadi Budaeri saat menerima langsung rombongan visitasi Kemendagri.

Sementara itu, pimpinan rombongan Visitasi Diklat PIM, Sam Salengke juga menegaskan bahwa pemilihan kota Tangerang sebagai daerah rujukan penerapan kerjasama di Bidang e-government dan pariwisata bukan tanpa alasan.

"Pemilihan Kota Tangerang bukan semata hanya pemilihan secara random. Melainkan beberapa referensi dan beberapa evaluasi dari pusat sehingga dijadikan rujukan substansi kerjasama antar daerah," terang Sam.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri menjelaskan bahwa perkembangan e-Goverment di kota Tangerang tidak terlepas dari tuntutan akan adanya transparansi dan percepatan pelayanan publik di kota Tangerang. [wid]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya