Berita

Hasil Reformasi Masih Kurang Tapi On The Track

SELASA, 22 MEI 2018 | 18:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Saat ini bangsa Indonesia telah melewati waktu 20 tahun masa reformasi. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) mengungkapkan, selama 20 tahun itu hasilnya masih jauh dari harapan tapi jalannya reformasi masih on the track.

"Jalannya sudah benar tapi memang masih butuh waktu. Amerika Serikat saja butuh waktu 200 tahun lebih perjalanan demokrasi dan sebagai pelopor HAM masih seperti itu. Indonesia reformasinya baru berjalan 20 tahun dan baru 73 tahun merdeka jadi memang masih butuh waktu," katanya usai menjadi narasumber Seminar Motivasi Kami Indonesia, di aula Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado, kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (22/5).

Untuk ke depan, lanjut Zulhasan, cita-cita berjalannya reformasi mesti dikuatkan lagi kepada generasi muda bangsa.  Generasi muda Indonesia mesti dikuatkan seputar wawasan kebangsaan, nilai luhur bangsa, toleransi, keberagaman, penghargaan kepada nilai kemanusiaan yang selama 20 tahun ini seperti hilang tak terpahami lagi.


"Semua itu harus terus digalakkan kepada generasi muda bangsa agar tidak lagi masuk paham-paham ekstrim dan radikal yang masuk dan merusak sendi-sendir kehidupan bangsa. Sebab nilai luhur bangsa seperti Pancasila jauh lebih baik dan bagus buat rakyat Indonesia bahkan dunia mengakui itu," imbuhnya.

Ditambahkan Zulhasan, hal tersebut membutuhkan sinergitas seluruh elemen masyarakat dengan berbagai upaya dan metode.

"Saya sendiri di MPR berupaya untuk itu. Salah satunya saya berencana akan membuat kaos bertema Pemilu Damai.  Sekarang kan banyak kaos bertema ganti Presiden dan ada yang lanjutkan. Kalau saya Pemilu Damai. Bagi saya, pemilu itu hal biasa, pelaksanaan demokrasi. Beda pilihan juga biasa yang penting jaga persatuan," katanya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya