Berita

Publika

Kementan Fokus Genjot Ekspor Komoditas Hortikultura

SELASA, 22 MEI 2018 | 11:23 WIB

SEJAK tahun 2014, pemerintahan Jokowi-JK berkomitmen untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Kedaulatan pangan tentunya mampu mencukupi pasokan dari produksi sendiri, bukan dari impor.

Pada komoditas hortikultuta, terhitung mulai tahun 2016 pemerintah telah mencatatkan hasil yang membanggakan. Misal, bawang merah mampu dipenuhi dari produksi sendiri bahkan surplus, dengan kata lain terjadi swasembada bahkan telah ekspor ke beberapa negara tetangga. Begitu pun kebutuhan cabai bisa dipenuhi sendiri juga.

Hingga dengan saat ini pun, pemerintah masih tetap konsisten menjaga komitmen untuk tidak membuka keran impor. Dorongan dari pihak-pihak yang menginginkan dibukanya impor benih bawang merah sedikit pun tidak membuat pemerintah bergeming. Komitmen tersebut dilandasi fakta produksi dalam negeri yang mencukupi serta semangat untuk melindungi petani.


Data BPS menyebutkan di tahun 2017, komoditas hortikultura yang ekspor naik tajam yakni bawang merah mencapai 7.750 ton atau naik 953,5 persen dibanding 2016 yang hanya 736 ton. Selanjutnya nenas ekspornya mencapai 210.026 ton atau naik 51,75 persen dibanding 2016 hanya 138.400 ton, salak 966 ton, naik 3,04 persen dibanding 2016 yang hanya 938 ton.

Sejak 2015, Kementan giat mengembangkan kawasan cabai dan bawang merah di luar Jawa. Seperti di Solok, Tapin, Enrekang, Bima, Lombok Timur dan lainnya. Sehingga, pasokan di Luar Jawa tidak lagi tergantung dari sentra di Jawa.

Hasilnya, mulai tahun 2016 pemerintah menyetop total impor bawang merah. Di mana pada tahun sebelumnya yakni 2015 pemerintah mencatat impor bawang merah sebesar 17.429 ton dan 74.903 ton pada tahun 2014.

Prestasi ini menjadikan Indonesia mampu membalikkan keadaan dengan mengekspor bawang merah ke beberapa negara ASEAN. Pada bulan juli 2018 ini, pemerintah berencana akan ekspor bawang merah lagi lebih dari 1.000 ton

Harus diketahui juga, sepanjang tahun 2016 hingga saat ini, pemerintah menegaskan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi ataupun izin impor bawang merah. Jika ditemukan bawang merah impor yang masuk ke pasar dalam negeri maka perlu dipastikan kebenaran komoditas, informasi dan legalitasnya. Bawang yang masih diperbolehkan masuk ke Indonesia adalah jenis bawang bombai sesuai dengan aturan yang berlaku serta standar mutu yang diratifikasi bersama dalam Asean Standard for Onion.

Tak kalah penting juga, di tahun 2018 ini pun pemerintah berkomitmen untuk tidak impor cabai segar. Pemerintah malah sedang mendorong ekspor cabai dan sayuran lainnya ke beberapa negara tetangga. Untuk buah-buahan yang sedang didorong pengembangannya yakni komoditas jeruk, durian, dan lainnya sebagai substitusi impor dan kini pun sedang mendorong ekspor terutama manggis, salak, nanas dan produk hortikultura lainnya yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Ekspor manggis 2017 mencapai 9.190 ton, pisang 18.193 ton dan durian 240 ton. Ke depan, akan didorong lebih tinggi lagi volumenya.

Fakta tersebut semakin meyakinkan publik bahwa kebutuhan dalam negeri benar-benar telah mampu tercukupi dengan harga yang wajar, bahkan di beberapa sentra harganya cenderung turun karena melimpahnya pasokan. [***]

Dr. Suwandi
Dirjen Hortikuktura Kementan

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya