Berita

Rizal Ramli/RMOL

Politik

Kisah RR Jadi Penasihat Ekonomi ABRI Dan Kritik Keras Soeharto

SELASA, 22 MEI 2018 | 09:11 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Pada peringatan 20 tahun reformasi, ekonom senior Dr. Rizal Ramli bercerita secara blak-blakan soal peran dirinya menjelang reformasi 1998.

Waktu itu dia diangkat menjadi penasihat ekonomi ABRI. Beberapa kesempatan, RR biasa disapa pernah menjadi narasumber di Seskogab, Bandung.

"Waktu itu Econit kalau mengkritik pemerintah selalu keras, tapi kita aman karena kata jenderal-jenderal itu, itu guru saya yang kritik," ungkap RR di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, Senin kemarin (21/5).


Bahkan dalam suatu kesempatan di saat menjadi pemateri di Seskogab, RR pernah mengemukakan bahwa Soeharto akan jatuh.

Bayangkan saat itu, RR menyampaikan sesuatu yang menggelegar di kandang macan.

"Waktu itu istri saya sudah melarang ke Bandung karena anak-anak masih kecil, tapi saya tidak bisa begitu," tuturnya.

Beberapa poin yang disampaikannya adalah soal adanya kondisi geopolitik, krisis pangan, ekonomi dan moneter. Keempat faktor itu menjadi indikator kejatuhan Soeharto menjelang 1998.

"Secara geopolitik, AS sudah tidak suka dengan Pak Harto, tapi orang-orang di sekitarnya masih dorong terus," bebernya.

Hal itu, menurut RR persis dengan yang terjadi dengan Presiden Joko Widodo saat ini. Kemudian soal pangan dan ekonomi, RR sudah banyak mengantongi data terkait terjadinya krisis.

"Pangan saat itu langka, saya bukan ahli nujum tapi saya sebelum ngomong itu ngecek data-data dulu," tandas Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya