Berita

Foto: RMOL

Politik

Rizal Ramli: 20 Tahun Reformasi Hasilkan Demokrasi Kriminal

SENIN, 21 MEI 2018 | 23:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Demokrasi yang dihasilkan dari berjalannya reformasi selama 20 tahun adalah demokrasi kriminal.

Tokoh nasional Rizal Ramli menjelaskan, hal itu ditandai dengan maraknya pejabat dan kepala daerah hasil demokrasi yang terperangkap kasus korupsi.

"Demokrasi kriminal menghasilkan kemakmuran buat elite, bukan kemakmuran buat bangsa. Ini bukti bahwa reformasi gagal membawa mayoritas rakyat kita makmur,” ujar dia di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, (21/5).


Ekonom senior ini menilai, demokrasi kriminal dan ekonomi neoliberal adalah pintu masuk neokololim yang membuat bangsa ini semakin rusak.

Rizal Ramli menegaskan, partai politik yang ada saat ini tidak berjalan fungsinya dalam mencari kader bangsa yang berkualitas.

"Yang ada sekarang merampok secara bersama-sama,” tegasnya.

Pria yang sudah mendeklarasikan diri sebagai capres rakyat ini menjelaskan, sistem demokrasi kriminal sudah merubah orang baik menjadi buruk.

"Siapapun orang baik, yang masuk sistem demokrasi ini jadi rusak,” demikian mantan anggota tim panel Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ini. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya