Berita

Foto: RMOL

Hukum

Setnov Bersaksi Di Sidang Anang Sugiana

SENIN, 21 MEI 2018 | 13:17 WIB | LAPORAN:

Terpidana kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik (KTP-el), Setya Novanto dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang terdakwa kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik (KTP-el), Anang Sugiana Sudiharjo.

Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya membenarkan bahwa kliennya hadir untuk dijadikan saksi dalam persidangan tersebut.

"Iya benar," ujar Firman saat dikonfirmasi, Senin (21/5).


Selain Novanto, jaksa juga menghadirkan enam saksi lainnya. Mereka adalah tersangka KTP-el Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung, teman Irvanto yakni Muda Ihsan Harahap, Mantan Dirut PT Len Persero Wahyudin Baginda, Kabag Umum Dirjen Dukcapil Rudy Indarto, dan Mantan Karyawan PT Sandipala Fajri Agus Setiawan.

Dari pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Novanto saat ini diperiksa pertama dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat. 

Hal tersebut dilakukan lantaran Novanto juga akan dihadirikan sebagai saksi dalam persidangan perintangan penyidikan KTP-el dengan terdakwa Fredrich Yunadi.

Dalam kasus KTP-el, Novanto saat ini telah menerima vonis inkrah dari Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta serta subsider tiga bulan kurungan.

Sementara, Anang Sugiana Sudiharjo merupakan pimpinan dari PT Quadra Solution yang merupakan salah satu anggota Konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), pemenang tender dalam proyek pengadaan KTP-el Konsorsium PNRI beranggotakan Perusahaan Umum (Perum) PNRI sebagai ketua konsorsium, PT Sucofindo (Persero), PT Sandipala Arthaputra, PT LEN Industri, dan PT Quadra Solution.

Anang didakwa pada Rabu 28 Maret 2018. Jaksa KPK mendakwa Anang telah memperkaya diri sendiri dan korporasinya senilai Rp 79 miliar dari proyek tersebut. [ian]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya