Foto: Net
Foto: Net
"DPD itu tidak jelas jenis kelaminnya apakah dia lembaga legislatif atau LSM yang digaji negara," kata peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsudin Haris di hotel Haris Suites FX Sudirman, Jakarta, Minggu, (20/5).
Ia juga menilai, DPD yang dahulu bernama Utusan Daerah itu perlu dikroscek ulang secara kelembagaan. Pasalnya, anggaran lembaga ini yang mencapai Rp 1 triliun itu semakin memperburuk citra lembaga demokrasi kita saat ini.
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40
Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
UPDATE
Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15
Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23