Berita

Bambang Soesatyo/RMOL

Politik

DPR NIilai Kebijakan Kemenag Memunculkan Masalah Baru

SENIN, 21 MEI 2018 | 05:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengkritik kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) yang merilis 200 nama mubalig atau penceramah yang dinilai layak memberikan tausiah.

Menurutnya, kebijakan tersebut bukan menyelesaikan masalah, namun menambah masalah baru. Rencananya DPR akan memanggil Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk meminta alasan kebijakan yang dikeluarkannya.

"Ya Menteri Agama harus bisa jelaskan apa latar belakangnya, maksud dan tujuan dari penetapan 200 nama mubaligh itu ke publik," kata Bamsoet, sapaan Bambang  saat ditemui di sela acara HUT SOKSI ke-58, Kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (20/5).


Seperti diketahui, pada bulan Ramadan ini Kemenag merekomendasikan 200 mubalig. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan pihaknya telah menerima banyak pertanyaan dari masyarakat terkait nama muballigh yang bisa mengisi kegiatan keagamaan mereka.
 
Menurutnya 200 nama tersebut merupakan tahap awal. Dengan kata lain masih akan terus di perbarui. Di dalam nama-nama tersebut tidak terdapat Ustad Abdul Somad dan Bachtiar Nasir yang kini namanya sedang melambung. [nes]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya