Berita

Foto/Net

Hukum

Sekjen PSI Sangat Mungkin Berstatus Tersangka

MINGGU, 20 MEI 2018 | 21:32 WIB | LAPORAN:

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni dan Wakil Sekjen PSI Chandra Wiguna diprediksi akan berstatus tersangka pelanggaran aturan kampanye sebagaimana dilaporkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Karena tentu penerusan laporan tersebut ke kepolisian tidak berbekal bahan mentah," kata praktisi hukum Pemilu Ahmad Irawan di Jakarta, Minggu (20/5).

Dia yakin kesimpulan pelanggaran pidana Pemilu oleh Raja Juli tidak asal-asalan diambil Bawaslu. Bawaslu katanya pasti didampingi kepolisian dan kejaksaan yang ada dalam sentra Gakkumdu dalam mengumpulkan keterangan dan bukti.


"Keterangan dan bukti tersebut dibahas secara bersama oleh kepolisian dan jaksa secara formil dan materiil, baik saat penerimaan laporan pertama kalinya maupun pada tahap pengkajian," jelasnya.

Pelaporan Bawaslu ditegaskannya tak seperti yang dilakukan oleh warga negara biasa. Abhan selaku pengawas Pemilu tentu tak sembarangan menyimpulkan. Nyatanya sebuah kesimpulan semacam itu diambil melalui mekanisme rapat pleno pengawas. Jika ada dugaan pidana, maka dilakukan penerusan hasil pembahasan ke kepolisian untuk dilakukan penyidikan.

"Proses penyidikan tersebut, hanya pengulangan saja. Tetapi dalam proses penyidikan sudah bisa dilakukan upaya paksa. Jadi fakta materiil akan digali kembali oleh penyidik," urainya.

Dengan adanya Sentra Gakkumdu, maka semua hal yang sifatnya formil dan materiil sudah tentu dibahas berkali-kali di antara pengawas, penyidik dan jaksa.

"Jadi kemungkinan besar hasil penyidikan oleh kepolisian tidak akan jauh berbeda dan Sekjen PSI akan berstatus tersangka besar sekali," duganya.

Sebelumnya, Bawaslu melaporkan Sekjen Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) Raja Juli Antoni dan Wakil Sekjen PSI Chandra Wiguna terkait iklan yang dipasang PSI di salah satu media cetak nasional pada 23 April 2018. Bawaslu menilai PSI telah melakukan kampanye dini di luar jadwal yang sudah ditentukan oleh penyelenggara pemilu.

"Bahwa perbuatan Raja Juli Antoni, Sekjen PSI, dan Chandra Wiguna, Wakil Sekjen PSI, yang melakukan kampanye melalui iklan media cetak Jawa Pos edisi 23 April 2018 merupakan perbuatan tindak pidana pemilu yang melanggar ketentuan Pasal 492 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu," ujar Ketua Bawaslu Abhan.[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya